Bursa Asia Selain Jepang Turun Setelah Komentar Hawkish Pejabat The Fed

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOBursa saham Asia di luar Jepang turun untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir setelah komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve. Saham-saham Tokyo bergerak naik karena yen menghentikan kenaikan setelah hanya sebentar melampaui 100 per dolar.

Indeks MSCI Asia Pacific, tidak termasuk Indeks Jepang, tergelincir 0,6 persen menjadi 449,02 pada pukul 16:36 sore di Hong Kong. Indeks tersebut telah reli 25 persen dari terendahnya di bulan Januari setelah data yang tak bersemangat dari ekonomi terbesar dunia memicu spekulasi bahwa bank sentral akan terus mendukung mereka dengan stimulus dan pelonggaran kebijakan moneter. Ketua The Fed New York William Dudley pada hari Selasa mengatakan bank sentral berpotensi menaikkan suku bunga segera setelah bulan depan, dan memperingatkan investor bahwa mereka meremehkan kemungkinan kenaikan biaya pinjaman.

Sementara peluang The Fed akan menaikkan suku pada bulan Desember naik menjadi 51 persen pada hari Selasa, dari 45 persen pada hari sebelumnya, pedagang memprediksi hanya ada kesempatan pengetatan bulan depan sebesar 22 persen, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Dudley mengatakan pasar “terlalu puas” terhadap prospek. Sementara Ketua The Fed Atlanta Dennis Lockhart juga menimpali, mengatakan bahwa dia yakin bahwa percepatan pertumbuhan cukup untuk setidaknya satu kenaikan pada tahun 2016 ini.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Indeks Berjangka AS Stagnan Setelah Saham-saham Jatuh Dari Level Tertinggi

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOIndeks saham berjangka AS sedikit berubah karena investor menunggu risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve sebagai isyarat langkah kebijakan moneter.

Kontrak Indeks S&P 500 yang jatuh tempo pada bulan September tidak berubah di 2,176.75 pada pukul 11:12 siang di London. Pada hari Selasa saham-saham jatuh dari semua waktu tinggi setelah Ketua The Fed New York William Dudley mengatakan bank sentral berpotensi menaikkan suku bunga segera setelah bulan depan. Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka turun 10 poin ke 18.514 hari ini.

Peringatan Dudley bahwa investor meremehkan kemungkinan biaya pinjaman yang lebih tinggi mengambil beberapa momentum untuk keluar dari reli saham selama enam minggu, dan mendorong para pedagang untuk memajukan taruhan mereka untuk kenaikan suku bunga. Desember menjadi bulan pertama dengan setidaknya kemungkinan untuk langkah tersebut, dari Maret 2017 pada hari Senin. Investor akan menguraikan risalah dari pertemuan The Fed bulan Juli, pada? pukul 14:00 sore di Washington, untuk kejelasan lebih lanjut tentang pandangan para pembuat kebijakan.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

 

Rifan Medan