Bursa China Menguat Tajam Setelah Rilis Data Pabrik

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOBursa saham China di Hong Kong menguat tajam dalam tiga minggu terakhir setelah indeks manufaktur swasta tak terduga naik pada bulan lalu, sementara saham di daratan merosot terkait berlanjutnya keprihatinan atas dampak dari rencana untuk menindak wealth management products (WMP).

Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,8 persen, siap untuk keuntungan terbesar sejak 11 Juli. Saham China Longyuan Power Group Corp. dan Great Wall Motor Co. melonjak lebih dari 3,5 persen. Indeks perusahaan kecil ChiNext merosot 2,1 persen, memperpanjang penurunan pekan lalu.

Indeks pabrik dari Caixin Media dan Markit Economics melonjak ke 50,6 di bulan Juli dari 48,6 pada bulan Juni, menurut data yang dirilis hari Senin, sementara indeks resmi turun ke 49,9. Indeks ChiNext melemah pekan lalu di tengah laporan regulator yang berencana untuk membatasi investasi WMP dalam ekuitas.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Emas Melemah Karena Penguatan Ekuitas dan Dolar

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOEmas beringsut turun sedikit pada hari Senin, setelah naik lebih dari satu persen ke dekat 3 pekan tertinggi di sesi sebelumnya, karena penguatan ekuitas dan pulihnya dolar dari posisi terendah setelah angka pertumbuhan AS yang mengecewakan pada minggu lalu.

Spot emas turun 0,3 persen menjadi $ 1,346.89 per ons pada 07:56 WIB. Bullion mencapai tertinggi $ 1,355.10 pada hari Jumat, level tertinggi sejak 12 Juli.

Emas AS turun 0,3 persen ke $ 1.354 per ons.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Jumat bahwa ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,2 persen pada kuartal kedua, jauh lebih sedikit dari yang diharapkan, karena inventory investment jatuh untuk pertama kalinya dalam hampir lima tahun terakhir.

Saham-saham Asia naik tipis pada hari Senin, sementara indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang rival, naik 0,1 persen ke 95,654, bergerak menjauh dari level terendah pada hari Jumat di 95,384, level terendah sejak 5 Juli.(frk)

Sumber: Reuters

 

Rifan Medan