Bursa HK Menguat Terkait Trump Dan China (Review)

Rifan Financindo –¬†Saham-saham Hong Kong ditutup di 3 1/2 bulan tertinggi pada hari Jumat, dengan dukungan dari penguatan Wall Street terhadap janji-janji pemotongan pajak dan arus masuk modal dari China daratan.Rifan Financindo

Indeks acuan Hang Seng naik 0,2 persen, ke 23,574.98 poin, sedangkan Indeks Hong Kong China Enterprises naik 0,5 persen, ke 10,125.21 poin.

Indeks utama telah menguat 1,9 persen dalam minggu ini.

Sentimen terangkat setelah tiga indeks utama Wall Street menorehkan rekor tertinggi pada hari Kamis karena Presiden Donald Trump mengatakan dia akan membuat pengumuman pajak besar dalam beberapa minggu, meskipun ia tidak memberikan rinciannya.

Pasar juga didukung oleh meningkatnya arus masuk menuju southbound melalui Shanghai-Hong Kong Stock Connect, yang menggunakan 24 persen dari kuota harian pada hari Jumat, dibandingkan dengan rata-rata kurang dari 11 persen pada bulan Januari.

Sebagian besar investor mengabaikan data perdagangan China yang lebih baik dari perkiraan pada bulan Januari.

Sektor energi naik 1,3 persen, dengan dorongan dari perusahaan besar seperti PetroChina Co Ltd. dan China Shenhua Energy Co Ltd.(frk)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Presiden Turki Setujui RUU Reformasi Konstitusi

Rifan Financindo –¬†

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyetujui RUU reformasi konstitusi, Jumat (10/2) untuk mengadakan referendum nasional yang akan membuat posisi presiden lebih kuat.

Berbicara lewat televisi TRT yang dikelola pemerintah, wakil perdana menteri Numan Kurtulmus mengatakan referendum tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 16 April.

Pada bulan Januari, parlemen Turki menyetujui konstitusi 18 pasal untuk membuat wewenang presiden sejalan dengan presiden di Amerika Serikat dan Perancis.

Pemerintah mengatakan perubahan, yang akan menghapuskan jabatan perdana menteri itu, akan memastikan kepemimpinan yang lebih efektif, tapi para pengecam mengatakan perubahan itu akan membuka jalan bagi pemerintahan oleh satu orang.

RUU itu akan memberdayakan presiden untuk membubarkan parlemen, menyatakan keadaan darurat, mengeluarkan dekrit dan menunjuk setengah anggota badan peradilan tertinggi di negara itu. RUU itu juga akan memungkinkan Erdogan untuk memangku jabatannya sampai 2029.

Jabatan perdana menteri akan diganti dengan satu wakil presiden atau lebih dari satu.

Reformasi yang diusulkan itu didukung oleh mayoritas legislator di parlemen, tetapi tidak mencapai jumlah yang diperlukan untuk berlaku tanpa suara publik.

Sumber: voaindonesia

Rifan Medan