Bursa Hong Kong Melemah Akibat Penurunan Saham Energi

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOSaham-saham Hong Kong turun tajam dalam lebih dari lima minggu akibat kemerosotan dalam harga minyak mentah menyeret produsen energi dan investor cashed out sebagian dari performa terbaik pada bulan lalu.

Indeks Hang Seng turun 1,6 persen pada pukul 10:18 pagi, siap untuk penurunan terbesar sejak 24 Juni lalu. Pasar saham Hong Kong ditutup pada hari Selasa karena topan Nida. Saham CNOOC Ltd merosot tajam sejak 11 Februari karena minyak AS diperdagangkan di bawah $ 40 per barel. Wharf Holdings Ltd. melemah setelah penjualan ritel turun lebih dari yang diharapkan. Sun Hung Kai Properties Ltd. turun 2,9 persen. Indeks Shanghai Composite sedikit berubah.

Optimisme bahwa pasar properti kota mulai pulih membantu mengirim Indeks Hang Seng ke bull market pada bulan lalu, dengan indeks tersebut menguat ke level tertinggi sejak Desember pada pekan lalu. Merosotnya harga minyak mentah membebani saham-saham global, dengan MSCI All-Country World Index merosot selama dua hari terakhir. penjualan ritel Hong Kong turun 8,9 persen pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, menurut data pada hari Selasa, lebih dari 8,1 persen penurunan yang diproyeksikan oleh para analis.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Minyak Bergerak Naik Karena Cadangan Minyak Mentah AS Terlihat Menurun

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOMinyak menghentikan penurunannya di bawah $ 40 per barel karena data mingguan industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS menurun, mengurangi kelimpahan pasokan yang berada di tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya dua dekade terakhir.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman September naik sebanyak 35 sen menjadi $ 39,86 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 39,84 pada pukul 10:05 pagi waktu Hong Kong. Kontrak WTI kehilangan 55 sen menjadi $ 39,51 pada hari Selasa, penutupan terendah sejak 7 April. Jumlah volume perdagangan sekitar 34 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Oktober naik 27 sen lebih tinggi di level $ 42,07 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun 34 sen, atau 0,8 persen, ke $ 41,80 pada hari Selasa. Acuan global untuk bulan Oktober lebih besar $ 1,47 dari WTI.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan