1

Bursa Jepang Berayun Ditengah Merosotnya Harga Minyak

Rifan Financindo – Rifan FinancindoBursa saham di Tokyo berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian setelah minyak mentah menghentikan penurunannya, sementara saham bank menyeret Indeks Topix.

Harga minyak di bawah $ 43 per barel di awal perdagangan Asia karena upaya OPEC dan produsen utama lainnya untuk mengurangi penurunan diimbangi oleh kenaikan pada output AS. Indeks Topix menuju penguatan mingguan kedua berturut-turut karena saham produsen mobil dan pembuat produk kimia memberikan dukungan, bahkan saat saham produsen makanan dan bank membebani indeks acuan. Sementara itu, Yen sedikit berubah terhadap dolar.

Indeks Topix sedikit berubah pada level 1.610,44 pada pukul 9:23 pagi waktu Tokyo. Indeks Nikkei 225 stabil di level 20.119,18.

Yen sedikit berubah pada level 111,35 per dolar, setelah menguat sebesar 0,2 % selama tiga hari terakhir. (knc)

Sumber : Bloomberg

BACA JUGA : Minyak Menuju ke Bear Market untuk Mingguan Kelima

Rifan Financindo Minyak menuju penurunan mingguan kelima setelah menyusut ke pasar bearish karena meningkatnya pasokan dari AS ke Libya mengimbangi penurunan produksi dari OPEC dan sekutu-sekutunya.

Kontrak berjangka untuk bulan depan sedikit berubah di New York, turun 4,2 persen dalam sepekan terakhir. Produksi minyak mentah AS telah memperpanjang kenaikannya di atas 9,3 juta barel per hari, Libya memompa minyak paling banyak dalam empat tahun dan minyak yang tersimpan di kapal tanker mencapai level tertinggi di tahun 2017 pada awal bulan ini. Sebuah komite yang bertugas memantau kepatuhan terhadap kesepakatan pimpinan OPEC hanya memberi sedikit perhatian pada kemungkinan untuk memperdalam pembatasan yang ada, menurut delegasi yang mengetahui pertemuan tersebut pada minggu ini.

Harga minyak di New York dan London jatuh ke pasar bearish selama minggu ini terkait kekhawatiran bahwa perluasan pasokan global akan melawan pengurangan dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya termasuk Rusia. Pasar akan menyeimbangkan secara bertahap, menurut Menteri Perminyakan Kuwait Issam Almarzooq, yang melihat tanda-tanda positif untuk kesepakatan yang dipimpin oleh OPEC.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus berada di level $ 42,87 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 13 sen, pada pukul 8:01 pagi waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 75 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga minyak naik 21 sen menjadi $ 42,74 pada hari Kamis setelah turun hampir 5 persen dalam tiga sesi sebelumnya.

Brent untuk pengiriman Agustus berada di level $ 45,37 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, menguat 15 sen. Kontrak tersebut naik 40 sen menjadi $ 45,22 pada hari Kamis. Harga anjlok sebesar 4,3 persen selama minggu ini. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium $ 2,48 untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

Rifan Medan