Bursa Jepang Berfluktuasi Karena Investor Menunggu Data Inflasi China

PT RIFAN FINANCINDO – RIFAN FINANCINDOBursa saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian karena investor menunggu rilis data inflasi China untuk mengukur kekuatan ekonomi terbesar di Asia.

Indeks Topix naik 0,1 persen menjadi 1,344.15 pada pukul 09:15 pagi di Tokyo, bahkan dengan hampir sejumlah saham naik dan turun. Indeks Nikkei 225 menguat 0,1 persen menjadi 16,795.09. Angka pada harga konsumen dan produsen China akan dicermati pada hari Jumat setelah laporan perdagangan yang mengecewakan pada Kamis kemarin memicu penurunan pasar ekuitas regional dengan investor beralih ke aset haven. Produsen minyak di Jepang menguat setelah harga minyak mentah naik untuk hari kedua.

Kontrak pada Indeks S&P 500 sedikit berubah. Indeks ekuitas yang mendasari turun 0,3 persen pada sesi yang bergejolak di tengah kekhawatiran baru bahwa pertumbuhan global yang kurang bersemangat akan membebani ekonomi Amerika, setelah Federal Reserve bersiap untuk mengetatkan kebijakan moneter.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham HK Jatuh Pasca Data Perdagangan China Yang Mengecewakan (Review)

PT RIFAN FINANCINDO – Saham Hong Kong jatuh pada hari Kamis ini setelah data perdagangan China pada bulan September menunjukkan penurunan tajam dalam ekspor, sehingga meningkatkan sentimen baru mengenai laju di Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut dan mata uang yuan.

Indeks Hang Seng turun 1,6%, ke level  23,031.30, merupakan penurunan terbesar sehari sejak 30 September

Indeks China Enterprises turun 1,8%, ke level 9,496.85 poin.

Data China yang mengecewakan memicu pergerakan risiko-off yang lebih luas di sekitar wilayah tersebut. Saham Jepang turun sebanyak 0,4%.

Beberapa analis mengatakan data yang lesu juga mengangkat sentimen bahwa China mungkin mengejar kebijakan pelemahan mata uang dalam beberapa bulan mendatang, yang memicu tekanan deflasi sepanjang sisa wilayah tersebut pada saat pertumbuhan pendapatan perusahaan ‘telah melambat.(yds)

Sumber : Reuters

Rifan Medan