Bursa Jepang Berfluktuasi Jelang Laporan Pekerjaan AS

RIFAN FINANCINDOPT RIFAN FINANCINDO -?Bursa saham Jepang berfluktuasi, dengan pembuat instrumen presisi terkemuka memimpin penguatan sementara saham asuransi jatuh, karena investor menimbang laba menjelang laporan pekerjaan AS hari ini.

Indeks Topix naik 0,1 persen menjadi 1.284 pada istirahat perdagangan di Tokyo setelah naik sebanyak 0,5 persen dan turun 0,2 persen. Indeks tersebut berada di jalur untuk penurunan 2,9 persen minggu ini, penurunan beruntun untuk mingguan kedua. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,3 persen pada hari Jumat. Gubernur Bank of England Mark Carney mengumumkan paket stimulus, termasuk pemotongan tingkat suku bunga pertama bank sentral dalam tujuh tahun dan berjanji untuk membeli lebih banyak obligasi. AS melaporkan nonfarm payrolls untuk bulan Juli nanti pada hari Jumat.

Bank of Japan mengatakan pada pekan lalu bahwa hampir akan berlipat ganda pembelian ETF tahunan sebesar 6 triliun yen ($ 59 miliar) dalam upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian. Pada hari Kamis, bank sentral membeli ETF sebesar 70.7 miliiar yen, sekitar dua kali lipat dari apa yang mereka beli pada hari Rabu.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA 😕Bursa China di Hong Kong Mengalami Reli Terkait Spekulasi Stimulus

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOBursa saham China di Hong Kong naik ke level tertinggi sejak 21 April karena?investor berspekulasi bahwa bank sentral bangsa akan menambah stimulus dan saham China Vanke Co. naik setelah Evergrande Real Estate Group Ltd ?membeli sebagian saham.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,7 persen pada pukul 10:22 pagi, membuat kenaikan pekan ini menjadi 2,2 persen. Vanke menuju penutupan tertinggi dalam tiga bulan setelah rival Evergrande membayar $ 14 miliar untuk 4,7 persen saham. MGM China Holdings Ltd menguat tajam dalam seminggu setelah pendapatannya mengalahkan perkiraan. Indeks Shanghai Composite sedikit berubah.

Data minggu depan mungkin akan menunjukkan ekspor China turun 3,2 persen pada bulan Juli dalam penurunan untuk bulan keempat, sementara inflasi melambat menjadi 1,7 persen, menurut perkiraan analis dalam survei Bloomberg. Spekulasi bahwa bank sentral akan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pertumbuhan yang lamban meningkatkan saham-saham di seluruh dunia, dengan Bank of England pada hari Kamis meluncurkan paket stimulus yang bertujuan menahan dampak dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan