Bursa Jepang Ditutup Turun Terhadap Detail Dari Draft Stimulus

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOBursa saham Jepang turun tajam dalam sekitar satu bulan?terakhir karena investor menimbang laporan yang menguraikan rincian paket stimulus dan produsen minyak negara merosot terkait penurunan harga minyak mentah.

Indeks Topix melemah 1,6 persen menjadi 1,300.2 pada penutupan perdagangan di Tokyo dan Nikkei 225 Stock Average merosot 1,5 persen. Minyak diperdagangkan mendekati $ 40 per barel di New York setelah jatuh ke bear market terhadap kekhawatiran berlimpahnya pasokan global akan meluas. Pemerintah Jepang akan mengumumkan pengeluaran ekstra untuk tahun fiskal saat ini sebesar 4.6 triliun yen ($ 45 miliar), menurut sebuah rancangan yang diperoleh Bloomberg dari rencana yang sedang dibahas oleh partai anggota parlemen yang berkuasa menjelang rapat kabinet hari Selasa.

Bank of Japan mengatakan pada hari Jumat bahwa akan hampir dua kali lipat pembelian ETF sebesar 6 triliun yen per tahun. Sejak itu, indeks Topix turun 1,7 persen, dengan indeks memperluas penurunan di sore hari, ketika BOJ biasanya membeli saham.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Bursa Eropa Di Buka Turun Karena Investor Menilai Pendapatan Perusahaan

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOBursa saham Eropa turun untuk hari kedua karena investor menilai laba, pemberi pinjaman memperpanjang penurunan, dan harga minyak mentah yang lemah membebani perusahaan minyak.

Commerzbank AG menyeret indeks pemberi pinjaman untuk kinerja terburuk dari 19 kelompok industri pada Indeks Stoxx Europe 600, melemah 4,4 persen setelah bank terbesar kedua di Jerman membatalkan target laba untuk tahun ini, memperkirakan penurunan laba. Subsea 7 SA memimpin produsen minyak mentah lebih rendah karena minyak AS melayang di dekat $ 40 per barel setelah turun ke bear market pada hari Senin.

Indeks Stoxx 600 tergelincir 0,6 persen menjadi 337,78 pada pukul 08:13 pagi di London. Saham-saham mengalami penurunan kemarin karena skeptisisme investor dibayangi hasil stress-test yang menunjukkan sebagian besar bank-bank regional akan menahan tingkat modal yang memadai dalam krisis.

Indeks acuan ekuitas turun 7,7 persen dalam tahun ini, meskipun pada bulan Juli membukukan kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober. Rekor outflow dari European stock funds dan volume perdagangan yang tipis bulan lalu menggarisbawahi kurangnya keyakinan investor dalam reli di tengah kekhawatiran tentang dampak dari Brexit, khasiat dari stimulus bank sentral dan prospek pertumbuhan ekonomi.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

 

Rifan Medan