Bursa Saham AS Menguat 0.5% Pada Istirahat Perdagangan

PT RIFAN FINANCINDO -?SAHAM AS MENGUATBursa saham AS menguat, melanjutkan posisi mereka menuju rekor baru, karena laba kuartalan dari Microsoft Corp. dan Morgan Stanley memacu optimisme bahwa pendapatan perusahaan dapat mendukung kenaikan lebih lanjut.

Microsoft menguat tajam sejak Oktober lalu setelah membukukan pendapatan yang lebih baik dari yang diperkirakan, meningkatkan saham-saham teknologi ke level tertinggi dalam hampir 16 tahun terakhir. Saham Morgan Stanley naik 1,3 persen karena fixed-income dari pendapatan perdagangan mengalahkan perkiraan. Saham Abbott Laboratories dan Intuitive Surgical Inc. juga naik terhadap hasil yang melampaui perkiraan. Saham Walt Disney Co. turun 1,4 persen setelah analis menurunkan saham perusahaan tersebut.

Indeks S&P 500 naik 0,5 persen menjadi 2,173.50 pada pukul 13:07 siang di New York, dan berada di jalur untuk level tertinggi keenam sepanjang masa dalam delapan hari. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 45,26 poin, atau 0,2 persen, ke 18,604.27. Indeks tersebut menguat untuk hari kesembilan, terpanjang sejak 2013, dan menuju rekor ketujuh berturut-turut. Indeks Nasdaq Composite naik 1,1 persen. Perdagangan saham di S&P 500 adalah sekitar 7 persen di bawah rata-rata 30-hari untuk hari ini.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Saham AS Naik pada Optimisme Laba Mampu Bantu Kenaikan di Ekuitas

PT.RIFAN FINANCINDO -?Businessman in headsetSaham AS menguat, mendorong indeks ke rekor tertinggi terbaru, menyusul hasil kuartalan dari Microsoft Corp dan Morgan Stanley memacu optimisme bahwa pendapatan perusahaan dapat mendukung kenaikan lebih lanjut untuk saham AS.

S & P 500 Index bertambah 0,4 persen ke level 2,173.01 pada pukul 16:00 sore waktu New York. Itu merupakan kenaikan keenam yang membuat indeks melampaui rekor tertinggi sepanjang waktu dalam delapan hari. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat untuk sesi kesembilan, atau yang terpanjang sejak 2013, untuk berada di posisi rekor tertinggi ketujuh berturut-turut.

Saham AS telah memulihkan kerugian mereka menyusul keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa di tengah tanda-tanda kekuatan dalam ekonomi dan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengambil waktu menaikkan suku bunganya. Pedagang mengkalkulasi lebih rendah dari sebelumnya untuk kemungkinan kenaikan sampai Maret 2017, meskipun taruhan pergerakan pada Desember ini telah naik menjadi sekitar 48 persen dari hanya 12 persen dua minggu lalu. (sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan