Bursa Saham Asia Naik, Dipimpin oleh Ekuitas Jepang

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOSaham Asia naik diiringi pelemahan yen setelah laporan pekerjaan AS yang kuat mengirim peningkatan sektor eksportir Jepang.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 % ke level 136,04 pada pukul 09:00 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix Jepang menguat 1,1 % setelah data nonfarm payrolls menguat sebesar 255.000 pada bulan lalu, melebihi semua perkiraan yang disurvei oleh Bloomberg terhadap 89 ekonom. Yen melemah 0,3 % ke level 102,08 per dolar, setelah turun 0,6 % pada Jumat lalu karena permintaan untuk aset haven menurun.

Ekuitas Asia melanjutkan reli yang terhenti pada pekan lalu setelah langkah baru stimulus fiskal Jepang mengecewakan investor. Indeks regional telah rebound sekitar 21 % dari level terendahnya di bulan Februari, mengabaikan dampak dari pemilihan suara Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, seiring bank sentral melepaskan pelonggaran moneter lebih lanjut sedangkan data dari pasar tenaga kerja untuk penjualan ritel dan kepercayaan produksi industri memacu perekonomian terbesar di dunia. (knc)

Sumber : Bloomberg

BACA JUGA :?Minyak Diperdagangkan Dekati $ 42 Karena Meningkatnya Pengebor di AS

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOMinyak diperdagangkan mendekati $ 42 per barel seiring meningkatnya pengeboran AS berada di laju tercepat dalam hampir setahun terakhir.

Kontrak berjangka naik 0,3 % di New York setelah menguat 0,3 % pada Jumat lalu. Pengebor menambahkan rig untuk minggu keenam, meningkatkan hitungan ke angka 381, keuntungan dalam jangka waktu terpanjang sejak 28 Agustus, menurut data dari Baker Hughes Inc. Negara-negara anggota OPEC tidak mendorong untuk menghidupkan kembali perjanjian bulan April yang dibatalkan dengan non-anggota untuk membekukan produksi minyak, menurut dua delegasi dari kelompok tersebut.

Harga minyak berfluktuasi setelah turun lebih dari 20 % ke pasar bearish dan ditutup di bawah $ 40 per barel pada pekan lalu untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan. Pengeboran AS meningkat sehingga stok minyak mentah nasional terus meningkat, menjaga persediaan lebih dari 100 juta barel di atas rata-rata lima tahun.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September berada di level $ 41,94 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 14 sen pada pukul 01:56 siang waktu Hong Kong. Kontrak turun 13 sen ke level $ 41,80 pada hari Jumat. Total volume perdagangan sekitar 36 % di bawah 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman Oktober menguat 14 sen lebih tinggi pada level $ 44,41 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga minyak jenis Brent melemah 2 sen ke level $ 44,27 pada hari Jumat. Minyak acuan global yang diperdagangkan pada premium dari $ 1,69 untuk WTI pada bulan Oktober. (knc)

Sumber : Bloomberg

 

Rifan Medan