1

Dolar AS kokoh pasca Fed jaga kemungkinan kenaikan Fed Rate pada Juni

Rifanfinancindo – RifanfinancindoDolar menyentuh level tertinggi enam minggu terhadap yen pada hari Kamis, setelah Federal Reserve AS tidak terlalu memusingkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama yang lemah dan terlihat membiarkan pintu terbuka untuk menaikkan suku bunga di bulan Juni.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan dua hari kebijakannya pada hari Rabu dan menekankan penguatan pasar tenaga kerja dalam pernyataan selanjutnya “ sebuah indikasi bahwa pihaknya masih berada di jalur untuk kenaikan dua suku bunga lainnya tahun ini.

Bank sentral mengatakan belanja konsumen terus menguat, investasi bisnis menguat, dan inflasi telah “mendekati target Fed.

Dolar menguat 0,1 persen ke level 112,84 yen. Greenback menyentuh level 112,86 yen di awal perdagangan Asia, yang merupakan level tertinggi dalam lebih dari enam minggu.

Euro naik tipis 0,1 persen ke level $ 1,0892, mendapatkan kembali sedikit pegangan setelah jatuh 0,4 persen pada hari Rabu dan merayap menjauh dari level tertinggi 5-1 / 2 bulan di level $ 1,0951 yang dijejaki pada pekan lalu.

Dolar Australia mempertahankan penurunan setelah jatuh 1,5 persen pada hari Rabu. Itu merupakan penurunan persentase satu hari terbesar sejak 9 November bagi mata uang negara dimana suku Aborigin ini berada.

Dolar Aussie bertahan stabil di level $ 0,7424, setelah tergelincir ke level $ 0,7420 setelah pernyataan kebijakan the Fed, berada di posisi terendah dalam hampir empat bulan. (sdm)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Minyak Lanjutkan Penurunan terkait Produksi Minyak Mentah di AS

Rifanfinancindo – Minyak kembali meraih penurunan seiring meningkatknya produksi minyak mentah AS untuk minggu ke 11, yang merupakan pencapaian terpanjang dalam lebih dari empat tahun.

Futures turun 0,5 persen di New York setelah naik 0,3 persen pada hari Rabu. Produksi minyak mentah naik menjadi 9,29 juta barel per hari, tercatat sebagai level tertinggi sejak Agustus 2015, menurut Administrasi Informasi Energi. Stok AS turun kurang dari perkiraan keseluruhan dari 11 analis yang disurvei oleh Bloomberg. OPEC kemungkinan akan memperpanjang pengurangan produksi enam bulan sampai melewati Juni, menurut Menteri Perminyakan Nigeria Emmanuel Ibe Kachikwu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak 23 sen ke level $ 47,59 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 47,65 pada pukul 8:48 pagi waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 49 persen di bawah rata-rata 100 hari. Kontrak tersebut naik 16 sen ke level $ 47,82 pada hari Rabu.

Brent untuk pengiriman Juli turun 18 sen atau 0,4 persen ke level $ 50,61 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak naik 33 sen ke level $ 50,79 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 2,59 untuk WTI Juli. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan