Dolar Menguat Hari Ketiga Terhadap Euro Jelang Risalah The Fed

PT RIFAN FINANCINDO –¬†

Dolar naik untuk hari ketiga terhadap euro sebelum rilis risalah pertemuan kebijakan terbaru dari Federal Reserve yang dapat memberikan petunjuk laju suku bunga AS.

Greenback mencapai level terkuatnya sejak Juli terhadap mata uang bersama Eropa karena para pedagang menunggu pertemuan FOMC pada September guna sebagai sinyal bahwa Ketua The Fed Janet Yellen akan segera menaikkan suku bunga pinjaman. Kemungkinan kenaikan suku bunga terjadi pada akhir tahun ini naik menjadi 68%, dari 60% bulan lalu, di tengah spekulasi lonjakan harga minyak akan memicu inflasi. Indeks dolar mendekati level tertinggi dua setengah bulan.

Dolar dihargai 0,3% menjadi $ 1,1025 per euro 07:22 pagi waktu New York, setelah menyentuh level $ 1,1010, yang terkuat sejak 27 Juli. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah, setelah naik pada hari Selasa ke level tertinggi sejak Juli.(yds)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Emas Pertahankan Posisi di atas Level 4 Bulan Terendah

Emas bertahan di atas level empat bulan terendah seiring investor menunggu menit dari pertemuan terakhir Federal Reserve untuk petunjuk lebih lanjut tentang seberapa dekat para pembuat kebijakan dalam menaikkan suku bunga.

Bullion naik 0,3 persen di London seiring Bloomberg Spot Dollar Index sedikit berubah di bawah level tertinggi dua bulan. Reli 25 persen paruh pertama emas terkikis seiring meningkatnya spekulasi bahwa Fed akan menaikkan biaya pinjaman pada akhir tahun sehingga menguatkan dolar dan membatasi daya tarik untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember telah naik menjadi 68 persen dari 59 persen pada awal bulan. Investor akan mencermati menit pertemuan September Fed yang dirilis malam ini untuk bukti bahwa Ketua Janet Yellen berada di bawah tekanan dari para pejabat untuk melakukan pengetatan kebijakan segera mungkin.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan di level $ 1,256.36 per ounce pada pukul 10:15 pagi waktu London, menurut harga publik Bloomberg. ABN Amro Bank NV hari ini menurunkan proyeksi akhir tahun mereka sebesar 9,4 persen menjadi $ 1,200 dan mengatakan uptrend tahun ini berakhir.

Kepemilikan global dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas turun 0,3 metrik ton menjadi 2,046.1 ton, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. (sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan