Dolar Pertahankan Penurunan; Pedagang Menimbang Kembali Kenaikan Fed Rate

PT RIFAN FINANICINDO -?RIFAN FINANCINDOIndeks dolar mempertahankan penurunan pertama dalam empat hari setelah Gubernur Federal Reserve Lael Brainard mengatakan ihwal bank sentral untuk menaikkan suku bunga “kurang mendesak.”

Greenback tetap melemah terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama karena futures berbasis probabilitas dari kenaikan suku bunga AS pada tanggal 21 September turun menjadi 22 persen pada Senin kemarin dari 30 persen pada akhir pekan lalu. Komentar Brainard Senin kemarin di Chicago merupakan yang terakhir sebelum The Fed memasuki masa tenang, di mana pejabat menjauhkan diri dari publik untuk berbicara tentang kebijakan moneter dalam persiapan untuk pertemuan kebijakan mereka tanggal 20-21 September.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 rekan-rekan, turun 0,1 persen pada pukul 08:56 pagi di Tokyo pada hari Selasa, setelah turun 0,3 persen pada sesi sebelumnya. Yen sedikit berubah di 101,74 per dolar.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?OPEC Melihat Adanya Kelebihan Pasokan, Minyak Lanjutkan Penurunan

PT RIFAN FINANCINDO -?Minyak melanjutkan pelemahannya menyusul penurunan terbesar dalam lebih dari sebulan setelah produsen AS meningkatkan pengeboran dan OPEC menaikkan perkiraan untuk produksi dari rivalnya tahun depan.

Minyak berjangka turun sebanyak 2,5 persen di New York, setelah kehilangan 3,7 persen pada Jumat. Pengeboran menargetkan kenaikan minyak mentah untuk minggu kedua menjadi 414, tertingginya sejak Februari, menurut data dari Baker Hughes Inc. Organisasi Negara Pengekspor Minyak membalik perkiraan untuk persediaan saingannya pada tahun 2017, memprediksi peningkatan produksi dari luar kelompok bukannya penurunan. Pasar ekuitas di Eropa dan Asia mengalami penurunan terbesar sejak pasca pemungutan suara Brexit pada bulan Juni di tengah kekhawatiran tentang akhir dari stimulus bank sentral.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober turun 71 sen, atau 1,6 persen, ke $ 45,17 per barel pada 9:08 pagi di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun $ 1,74 ke $ 45,88 pada hari Jumat. Total volume perdagangan Senin adalah 7 persen di atas rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman November turun 67 sen, atau 1,4 persen, ke $ 47,34 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar ?$ 1,59 untuk WTI pengiriman November.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan