Emas Bersiap Untuk Kenaikan Beruntun Terpanjang Dalam Enam Pekan

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOEmas naik untuk hari keempat berturut-turut karena pelemahan dolar pasca risalah dari pertemuan Juli The Fed yang?mengisyaratkan bahwa suku bunga AS siap untuk bertahan lebih lama diposisi rendah.

Bullion untuk pengiriman cepat naik sebanyak 0,6 persen ke $ 1,356.18 per ons dan diperdagangkan di $ 1,354.35 pada 10:59 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Logam ini 28 persen lebih tinggi tahun ini setelah naik setiap hari selama sepekan terakhir, rentang waktu terpanjang kenaikan sejak 6 Juli.

Emas telah meningkat tahun ini sebagian berada di belakang suku bunga yang lemah atau suku bunga negatif global, membuktikan manfaat untuk bullion yang tidak menawarkan bunga atau imbal hasil. Risalah dari pertemuan The Fed yang dirilis Rabu menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat melihat sedikit risiko kenaikan inflasi, terlepas dari apa yang mereka lakukan dengan suku bunga. Harga akan tetap berada di batas kisaran sampai minggu depan, disaat Ketua The Fed Janet Yellen berbicara pada simposium tahunan yang diselenggarakan oleh Kansas City Fed di Jackson Hole, Wyoming, kata Golf Hiruyansiri, managing director of Bangkok-based MTS Gold Group.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Saham Jepang Turun Pada Istirahati Perdagangan Pasca Kenaikan Yen

PT RIFAN FINANCINDO -?6c603b07319188603851015ed6dab60dSaham Jepang menurun, terbebani oleh yen, setelah risalah pertemuan The Fed menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga tidak akan segera terjadi sehingga melemahkan dolar.

Indeks Topix turun 0,4 persen ke 1,306.15 pada istirahat perdagangan di Tokyo, sementara Nikkei 225 Stock Average kehilangan 0,2 persen. Bursa saham Tokyo yang melawan tren di kalangan rekan-rekan global mereka, yang naik setelah risalah Juli menunjukkan bahwa pejabat umumnya sepakat untuk menunggu data yang lebih sebelum menaikkan suku bunganya lagi. Yen menguat 0,2 persen terhadap greenback ke 100,06, dekat level terkuatnya sejak November 2013.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

 

Rifan Medan