1

Emas Menguat Dari Level Terendah dan Berada di Jalur Suku Bunga Lanjutan

Rifanfinancindo – RifanfinancindoEmas naik dari penutupan terendah dalam hampir tiga minggu karena investor mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS di masa depan setelah Federal Reserve menaikkan biaya pinjaman untuk ketiga kalinya dalam enam bulan pada hari Rabu.

Bullion untuk pengiriman segera naik 0,3% menjadi $ 1,264.71 per ons pada pukul 09:12 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing.

Logam mulia turun 0,5% pada hari Rabu menjadi $ 1,260.86, level penutupan terendah sejak 25 Mei. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah setelah pada hari Rabu turun 0,2%.

Para pembuat kebijakan mempertahankan pandangan mereka untuk satu kenaikan lagi di tahun 2017 dan menetapkan beberapa rincian tentang bagaimana mereka berniat untuk mengurangi neraca sebesar $ 4,5 triliun dalam tahun ini.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Minyak Bertahan di Bawah $ 45 Terhadap Kenaikan Mengejutkan Pasokan Bensin AS

Rifanfinancindo – Minyak mempertahankan kerugian di bawah $ 45 per barel setelah turun ke level terendah dalam tujuh bulan karena pasokan bensin AS secara tak terduga naik untuk minggu kedua.

Minyak berjangka kehilangan 0,3 persen di New York setelah merosot 3,7 persen pada Rabu kemarin, penurunan pertama dalam empat sesi. Stok bahan bakar bermotor meningkat sebesar 2,1 juta barel pekan lalu, EIA melaporkan. Sebagian besar analis yang disurvei oleh Bloomberg telah memperkirakan penurunan. Produksi minyak mentah naik sementara persediaan nasional turun kurang dari yang diperkirakan.

Minyak telah turun hampir 8 persen dalam bulan ini di tengah spekulasi meningkatnya pasokan AS akan mengimbangi pemangkasan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu-sekutunya termasuk Rusia. Pasokan baru dari pesaing OPEC akan lebih dari cukup untuk memenuhi pertumbuhan permintaan tahun depan, IEA mengatakan pada Rabu kemarin dalam perkiraan pertamanya untuk tahun 2018.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli berada di $ 44,61 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 12 sen, pada pukul 08:54 pagi di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 46 persen di atas rata-rata 100 hari. Harga WTI turun $ 1,73 menjadi $ 44,73 pada hari Rabu, penutupan terendah sejak 14 November.

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 7 sen menjadi $ 46,93 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga Brent turun $ 1,72, atau 3,5 persen menjadi $ 47 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan sampai Agustus lebih besar $ 2,09 dari WTI.(frk)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan