1

Euro dan pound stabil sebelum pertemuan ECB dan pemilu Inggris

Rifanfinancindo – RifanfinancindoEuro stabil pada hari Kamis menjelang pengumuman kebijakan Bank Sentral Eropa, begitu juga sterling yang didukung oleh ekspektasi bahwa partai Perdana Menteri Theresa May akan memenangkan mayoritas suara dalam pemilu Inggris.

Mata uang bersama berada di level $ 1,1251, mendapatkan beberapa pijakan setelah tergelincir ke level terendah di level $ 1.1204 pada hari Rabu, tertekan oleh laporan yang menunjukkan bahwa ECB akan menurunkan target inflasinya.

Bloomberg, mengutip pejabat zona euro yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa bank sentral bersiap menurunkan perkiraan inflasi tahunannya untuk tiga tahun ke depan menjadi 1,5 persen dari 1,7 persen, 1,6 persen dan 1,7 persen.

Euro kemudian mengurangi penurunan setelah sebuah laporan Reuters mengutip sumber yang mengatakan bahwa ECB mungkin mendorong perkiraan untuk pertumbuhan ekonomi di zona euro meskipun memangkas perkiraan inflasinya.

ECB secara luas diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya tidak berubah pada hari Kamis, termasuk program pembelian obligasi 2,3 triliun euro dan berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah.

Sterling bertahan stabil di level $ 1,2961, diperdagangkan di dekat level puncak Rabu di $ 1,2970, yang merupakan level tertinggi sejak 25 Mei.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam saingan utama, bertahan stabil di level 96,774.

Terhadap yen, dolar naik tipis 0,1 persen ke level 109,94 yen, setelah menjauh dari level terendah Rabu di level 109,155 yen, yang adalah level terlemah dolar AS sejak 21 April silam. (sdm)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Minyak Pertahankan Penurunan Terbesarnya dalam 3 Bulan

Rifanfinancindo – Minyak merasakan penurunan terbesar sejak Maret setelah stok minyak mentah AS secara tak terduga naik untuk pertama kalinya dalam sembilan pekan terakhir.

Futures menambahkan 0,4 persen di New York setelah anjlok 5,1 persen hari Rabu. Stok naik 3,3 juta barel pekan lalu, menurut Administrasi Informasi Energi. Semua dari delapan analis yang disurvei sebelum laporan tersebut memperkirakan penurunan. Stok bensin juga meningkat, sementara produksi minyak mentah turun dengan jumlah tertinggi sejak Januari.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli berada di level $ 45,89 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 17 sen, pada pukul 8:01 pagi waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 44 persen di atas rata-rata 100 hari. Kontrak tersebut kehilangan $ 2,47 ke level $ 45,72 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan terendah sejak 4 Mei.

Brent untuk pengiriman Agustus bertambah 19 sen atau 0,4 persen ke level $ 48,25 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut turun $ 2,06 atau 4,1 persen ke level $ 48,06 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 2,11 untuk WTI. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan