Fokus Bergeser ke OPEC, Minyak Perpanjang Penurunan

PT RIFAN FINANCINDO – RIFAN FINANCINDOMinyak memperpanjang penurunan ke bawah level $ 45 per barrel seiring bergesernya fokus ke kemampuan OPEC dalam menstabilkan harga setelah pasar bergolak pekan ini yang sebagian besar disebabkan kemenangan tak terduga Donald Trump dalam pemilu presiden AS.

Futures turun 0,7 persen di New York, memangkas keuntungan mingguan pertama dalam tiga minggu. Harga bisa turun di tengah “berlanjutnya pertumbuhan pasokan global” kecuali Organisasi Negara Pengekspor Minyak memberlakukan penurunan produksi yang signifikan, Badan Energi Internasional mengatakan dalam sebuah laporan Kamis.

RIFAN FINANCINDO  Bloomberg Dollar Spot Index mempertahankan gain di dekat posisi tertinggi sejak Maret pada peningkatan ekspektasi inflasi yang mengurangi daya tarik komoditas dalam mata uang AS.

Minyak telah merosot ke bawah $ 45 per barel menyusul kegagalan OPEC bulan lalu untuk menyepakati kuota produksi untuk negara-negara anggotanya. Target itu harus disepakati sebelum kesepakatan kelompok untuk memotong produksi dapat diselesaikan pada pertemuan pada 30 November nanti. Meskipun investor merasa senang dengan pidato Trump pada hari Rabu lalu, kenaikan pada pasokan minyak mentah AS bertindak sebagai pengingat dari berlanjutnya surplus persediaan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 31 sen ke level $ 44,35 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 44,45 pada pukul 09:15 pagi waktu Hong Kong. Kontrak kehilangan 61 sen, atau 1,4 persen, ke level $ 44,66 pada hari Kamis. Total volume perdagangan yakni sekitar 54 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Januari kehilangan sebanyak 12 sen, atau 0,3 persen ke level $ 45,72 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak turun 52 sen, atau 1,1 persen, ke level $ 45,84 per barel pada hari Kamis. Minyak acuan global ini diperdagangkan pada premium 56 sen untuk WTI Januari.

 

Rifan Medan