Harapan Bahwa Stimulus Dapat Imbangi Kegaduhan Brexit Antar Bursa Asia Turun

PT.RIFAN FINANCINDO -?STIMULUSBursa saham Asia dibuka melemah setelah mengalami reli pada Senin kemarin karena ketidakpastian seputar jalan keluar Inggris dari Uni Eropa dibayangi optimisme bahwa bank sentral akan bergerak untuk menopang kepercayaan. (stimulus)

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,9 persen menjadi 124,66 pada pukul 09:05 pagi di Tokyo. Indeks Topix Jepang turun 1,6 persen karena yen diperdagangkan di level 101,71 per dolar. Peringkat kredit Inggris diturunkan oleh S&P Ratings Global, dan Fitch Ratings juga menurunkan peringkat negara tersebut, vonis terbaru terkait keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa yang telah meninggalkan kelumpuhan politik dan ekonomi.

Investor bergulat dengan potensi pertumbuhan global yang lebih lambat setelah keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tanpa jalan dan waktu yang jelas. Lebih dari $ 2,5 triliun telah dihapus dari nilai saham global sejak hari pemungutan suara pada Kamis lalu.

Kerugian akan kembali ke saham-saham Asia setelah pada hari Senin rebound dari kemerosotan terbesarnya sejak Agustus. Investor mengawasi dengan cermat untuk tanda-tanda bahwa bank sentral akan membantu meringankan gejolak pasar. Di Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe mengeluarkan instruksi untuk menenangkan pasar, pada hari Senin. Menteri Keuangan Britania Raya George Osborne berusaha untuk meyakinkan pasar keuangan dengan mengatakan rencana darurat berada di tempat untuk menopang perekonomian Inggris.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5 persen. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,9 persen. Kontrak pada Indeks FTSE China A50 turun 0,8 persen dan kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,9 persen di sebagian besar perdagangan terakhir.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan