1

Indeks Berjangka Eropa Melemah Bersama Dengan Dolar Akibat Penurunan Obligasi Jepang

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOIndeks saham berjangka Eropa mengalami penurunan dan dolar melemah akibat minyak diperdagangkan mendekati $ 40 per barel. Imbal hasil obligasi Jepang dengan tenor 10-tahun naik ke level tertinggi sejak Maret sebelum pemerintah mengumumkan rincian rencana stimulus fiskal.

Kontrak pada indeks Euro Stoxx 50 turun 0,5 persen. Saham-saham Jepang turun tajam dalam hampir empat minggu untuk memimpin kemerosotan dalam ekuitas Asia, sementara pasar Hong Kong telah ditutup akibat topan Nida. perusahaan energi mundur setelah minyak AS turun ke pasar beruang pada hari Senin. Imbal hasil utang Jepang dengan tenor 10-tahun naik 8,5 basis poin menjadi minus 0,06 persen, dan yen berayun menuju kenaikan. Tembaga memimpin kenaikan dengan logam industri.

Minyak telah merosot lebih dari 20 persen dari puncaknya yang dicapai pada bulan Juni, dengan Arab Saudi memotong harga minyak mentah ke Asia dan kenaikan lebih lanjut dalam pengeboran rig AS memicu penurunan 3,7 persen pada hari Senin. Pemerintah Jepang dijadwalkan mengungkap rincian sebesar 28 triliun yen ($ 273 miliar) paket stimulus fiskal pada hari Selasa, karena investor terus memikirkan prospek kebijakan bank sentral global. Reserve Bank of Australia menurunkan suku bunga acuan ke rekor 1,5 persen pada pertemuan hari Selasa dalam keputusan yang diprediksi oleh 20 dari 25 ekonom.(frk)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Minyak Diperdagangkan Mendekati $ 40 Di Tengah Kelebihan Pasokan

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOMinyak diperdagangkan mendekati $ 40 per barel sebelum rilis laporan mingguan cadangan minyak oleh pemerintah AS dan setelah jatuh ke bear market terkait kekhawatiran bahwa kelimpahan pasokan global akan bertahan.

Di New York, minyak berjangka sedikit berubah setelah jatuh di bawah $ 40 pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak April. Sementara persediaan minyak mentah dan bensin diperkirakan akan menurun, dan akan tetap pada tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya dua dekade terakhir.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September berada di $ 40,08 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 01:58 sore waktu Hong Kong. Kontrak WTI turun $ 1,54, atau 3,7 persen, ke $ 40,06 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 18 April. Jumlah volume perdagangan sekitar 46 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Oktober menambahkan 10 sen menjadi $ 42,24 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun $ 1,39 menjadi $ 42,14 per barel pada hari Senin. Acuan global yang diperdagangkan untuk bulan Oktober lebih besar $ 1,35 dari WTI.(frk)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan