Iran dan Libya Berniat Naikan Produksi, Minyak Melanjutkan Penurunannya

PT.RIFAN FINANCINDO -?iran dan libyaMinyak memperpanjang penurunan dari level terendahnya dua bulan karena Iran dan Libya memberikan tanda untuk menaikkan ekspor pasca produsen AS yang meningkatkan pengeboran di tengah melimpahnya pasokan global.

Minyak berjangka turun sebanyak 0,6 persen di New York setelah turun 1,4 persen pada hari Senin. Iran berencana untuk menggandakan ekspor minyak mentah, menurut Mohsen Ghamsari, direktur urusan international affairs utnuk produsen minyak mentah negara Iran National Oil Co. Sementara Libya berusaha untuk membuka kembali pelabuhan minyak dan memulihkan produksi minyak mentah, menurut pemimpin mereka.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun sebanyak 25 sen menjadi $ 44,51 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 44,60 pada 09:20 pagi waktu Tokyo. Angka tersebut turun 65 sen untuk berakhir di $ 44,76 pada hari Senin, penutupan terendah sejak 10 Mei Jumlah volume perdagangan sekitar 68 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman September turun sebanyak 16 sen, atau 0,4 persen, ke $ 46,09 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak acuan global diperdagangkan pada premium 77 sen untuk WTI pengiriman September.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan