Kuatnya Dolar Tekan Permintaan, Emas Lanjutkan Penurunan

PT RIFAN FINANCINDO – RIFAN FINANCINDOEmas mempertahankan penurunannya terkait penguatan pada ekuitas dan indeks dolar memperpanjang kenaikan untuk tujuh bulan tertinggi, menekan permintaan untuk aset heaven.

Logam mulia untuk pengiriman cepat turun kurang dari 0,1 persen ke $ 1,263.52 per ons pada 9:10 pagi di Singapura setelah turun 0,2 persen sehari sebelumnya, menurut Bloomberg generic pricing. Pelemahan hari kedua yang menjadi penurunan back-to-back pertama bullion dalam lebih dari dua minggu.

Kenaikan emas pada tahun 2016 telah terpangkas setengah pada prospek untuk biaya pinjaman yang lebih tinggi dari The Fed. Bank sentral AS bersiap-siap untuk kenaikan suku bunga kedua setelah kenaikan Desember lalu atau yang pertama dalam hampir satu dekade. Investor sekarang melihat peluang sebesar 71 persen untuk terjadinya kenaikan sebelum akhir tahun ini, naik dari 59 persen pada awal Oktober, seperti yang ditunjukkan oleh Fed funds futures.(mrv)

BACA JUGA : Ketua OPEC Cari Penyelesaian Rencana Produksi, Minyak Diperdagangkan Dekat $ 50

PT RIFAN FINANCINDO – Minyak diperdagangkan mendekati US $ 50 per barel dengan Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo bersiap mengunjungi Baghdad Selasa ini untuk melakukan pembicaraan yang bertujuan untuk memecahkan masalah pada produksi setelah Irak mengatakan bahwa mereka harus dibebaskan dari rencana pemangkasan tersebut.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah jatuh 0,7 persen pada hari Senin kemarin. Barkindo akan bertemu dengan perdana menteri dan menteri perminyakan, menurut para analis, setelah Irak mengatakan hari Minggu lalu bahwa mereka harus dikeluarkan dari kesepakatan karena konflik dengan militan Islam. Stok minyak mentah AS naik pekan lalu, sebuah survei Bloomberg menunjukkan sebelum data pemerintah, Rabu besok.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember berada di $ 50,43 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 9 sen, di 08:52 pagi di Hong Kong. Harga turun 33 sen dan ditutup di $ 50,52 pada hari Senin. Total volume perdagangan sekitar 55 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Brent untuk pengiriman Desember berada di 8 sen lebih rendah pada $ 51,38 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak turun 32 sen, atau 0,6 persen, ke $ 51,46 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global dengan premi sebesar 95 sen untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan