Laporan Menunjukkan Kenaikan Pada Stok AS, Minyak Lanjutkan Penurunan

Rifan Financindo – Rifan FinancindoMinyak turun untuk hari ketiga seiring data industri yang menunjukkan stok minyak mentah AS naik, menambah banyaknya persediaan.

Minyak berjangka turun sebanyak 1,8 persen di New York setelah jatuh 3,1 persen pada dua sesi sebelumnya. pasokan minyak mentah naik sebesar 14,2 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute mengatakan untuk melaporkannya di hari Selasa. Data pemerintah Rabu ini diperkirakan menunjukkan kenaikan pada stok untuk minggu kelima. produksi minyak dari AS akan meningkat tahun depan ke level tertingginya sejak 1970, menurut perkiraan yang telah diperbarui dari Energy Information Administration

West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret kehilangan sebanyak 95 sen menjadi $ 51,22 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 51,35 pada 08:06 pagi di Hong Kong. Total volume perdagangan sekitar 77 persen di atas rata-rata 100-harinya. Kontrak turun 84 sen menjadi $ 52,17 pada Selasa. Harga rata-rata berada di $ 52,61 bulan lalu.

Brent untuk penutupan April turun 67 sen, atau 1,2 persen, ke $ 55,05 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange selasa kemarin. Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi sebesar $ 2,27 untuk WTI April.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Jepang Menguat Terkait Pelemahan Yen Sementara Minyak Turun

Rifan Financindo – Ekuitas Jepang menguat setelah yen melemah dari level tertingginya dua bulan. Sementara di tempat lai prospek menjadi beragam setelah saham AS meraih gain dengan susah payah, obligasi reli untuk hari ketiga dan minyak mentah mempertahankan penurunan terburuknya dua hari dalam empat minggu.

Topix naik 0,2 persen, seiring kenaikan dari produsen mobil membayangi penurunan saham energi. Topix naik setelah mata uang Jepang mengalami penurunan terburuk dalam hampir dua minggu terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh level tertingginya sepanjang waktu Selasa kemarin terkait spekulasi bahwa  Gedung Putih akan memberikan rincian tentang pengeluaran dan rencana pajak, sebelum reli memudar karna penurunan pada perusahaan minyak. Treasuries naik, membawa imbal hasil 10-tahun di bawah 2,40 persen. Minyak mentah jatuh pada kekhawatiran atas persediaan AS yang meningkat, sementara emas melemah untuk hari kedua.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan