Manufaktur Inggris Tetap Lemah Karena di Bayangi Referendum Brexit

?rifan finan8e4fa4102b2b729f57a31bfdd764601ccindo berjangka-?Manufaktur Inggris tak terduga kembali tumbuh pada bulan Mei, meskipun berada di kecepatan yang lambat dan menunjukkan sektor ini terus menyeret perekonomian, menurut Markit.

Indeks Pembelian Manajer (PMI) naik menjadi 50,1 dari 49,4 pada bulan April, bergerak di atas level 50 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi. Para ekonom telah memperkirakan pembacaan di 49,6, menurut survei Bloomberg.

Turun di bawah 50 pada bulan sebelumnya menandai kontraksi pertama dalam tiga tahun terakhir. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang momentum ekonomi setelah ekspansi melemah pada kuartal pertama.

Sementara angka di bulan Mei menunjukkan peningkatan, hal itu menambah situasi ekonomi yang melemah karena Inggris tinggal menghitung hari untuk pemungutan suara terhadap keanggotaannya di Uni Eropa pada tanggal 23 Juni sedangkan Bank of England (BOE) mengatakan ketidakpastian memiliki dampak negatif pada investasi dan penerimaan pekerjaan, dua pejabat BOE mengindikasikan pada bulan lalu bahwa perlambatan kemungkinan tidak murni terkait dengan referendum.

Markit melaporkan bahwa ekspor Inggris turun untuk bulan kelima, dengan kesulitan nilai tukar dan referendum Uni Eropa berada di antara faktor-faktor yang dikutip.(frk)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan