Minyak Bergerak Naik Ke Level Tiga Minggu Tertinggi

PT RIFAN FINANCINDO – Minyak bergerak naik ke level tiga minggu tertinggi ditengah anggota OPEC berharap akan setuju untuk pengurangan pasokan pada minggu depan seiring delegasi Libya untuk pertemuan terlebih dahulu di Wina mengatakan pembicaraan tentang penugasan kuota untuk masing-masing negara yang berkembang dengan baik.

Kontrak naik sebanyak 2,3 % di New York setelah melonjak 3,9 % pada hari Senin. Diskusi berjalan dengan baik, Gubernur OPEC Libya Mohamed Oun mengatakan saat meninggalkan markas kelompok itu di Wina pada Senin malam. Goldman Sachs Group Inc mengatakan kemungkinan kesepakatan pekan depan berarti bank memasuki pasar bullish pada harga minyak dalam jangka pendek. Stok minyak mentah AS diperkirakan meningkat sebanyak 250.000 barel menjadi 490.500.000 barel, menurut survei Bloomberg sebelum rilis data pemerintah, hari Rabu.

Harga minyak telah kembali pulih dari delapan minggu terendah pada 14 November lalu seiring anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak menjadikan pembaruan upaya diplomatik sebelum pertemuan 30 November mereka untuk menyelesaikan kesepakatan pasokan secara informal pada bulan September. Rencana kelompok tersebut untuk memangkas output pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir dipersulit oleh komitmen Iran untuk meningkatkan produksi dan permintaan Irak untuk pengecualian guna membantu mendanai perang dengan militan Islam.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik sebanyak $ 1,07 ke level $ 48,56 per barel di New York Mercantile Exchange ke level intraday tertinggi sejak 31 Oktober. Itu berada di level $ 48,47 pada pukul 10:26 pagi waktu Sydney. Total volume perdagangan sekitar 67 % di bawah 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman Januari menguat US $ 2.04 atau 4,4 %, ke level $ 48,90 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Senin. Itu penutupan tertinggi sejak 28 Oktober. Minyak acuan global yang mengakhiri sesi dengan premi 66 % untuk Januari dibandingkan minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

BACA JUGA : Saham Jepang Berfluktuasi Setelah 8 Hari Rally Ditengah Terjadinya Gempa

PT RIFAN FINANCINDO – Saham Jepang berfluktuasi setelah reli selama delapan hari yang membawa indeks tersebut ke level tertinggi sejak Februari karena para investor menilai dampak dari gempa berkekuatan 7,4 skala richter di lepas pantai Fukushima.

Indeks Topix naik 0,2 % pada pukul 09:09 pagi waktu Tokyo, setelah jatuh kurang dari 0,1 % sementara yen menguat 0,2 % ke level 110,61. Gempa tersebut terjadi pukul 05:59 pagi waktu setempat di kedalaman 10 kilometer (6,2 mil), menurut laporan dari Badan Meteorologi Jepang, memicu peringatan tsunami di lokasi yang sama di mana pada Maret 2011 bencana tersebut terjadi. Tidak ada laporan tentang korban.

Pasar ekuitas Tokyo merupakan yang stabil setelah bursa kedua Nikkei 225 Stock Average dan Indeks Topix memasuki pasar bullish lebih luas, melonjak lebih dari 20 % dari posisi terendah tahun ini, didukung oleh pelemahan yen. Greenback kembali rebound dan kenaikan tipis pada ekuitas global dalam imbal hasil obligasi dipicu oleh kemenangan Donald Trump dipemilu secara mengejutkan telah didukung sektor eksportir dan bank-bank di Jepang. (knc)

Sumber : Bloomberg

Rifan Medan