Minyak Bertahan di atas level $ 52 Barrel terkait Stok MInyak AS

PT Rifan Financindo – PT Rifan FinancindoMinyak mempertahankan gain di dekat level $ 52 per barel sebelum data pemerintah mingguan yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah AS menurun.

Futures sedikit berubah di New York setelah harga naik 0,2 persen dari penutupan Jumat pada hari Selasa. Stok AS mungkin turun 1 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum rilis data Energy Information Administration Kamis. Pasar sedang mencoba untuk kembali seimbang menyusul permintaan kuat membuktikan tak terduga yang dan anggota Gulf OPEC dan Rusia memangkas pasokan lebih dari yang mereka janjikan, Arab Saudi Menteri Energi Khalid Al-Falih mengatakan dalam sebuah wawancara.

Minyak mentah telah naik sejak Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan 11 negara lainnya membungkus kesepakatan akhir tahun lalu untuk memangkas pasokan sekitar 1,8 juta barel per hari. Meskipun negara-negara Timur Tengah telah mengisyaratkan mereka dengan cepat menerapkan kesepakatan itu, momentum reli sempat melempem di tengah kekhawatiran harga yang lebih tinggi dapat memacu produksi dari AS, di mana output dari shale utama bulan depan diperkirakan naik ke level tertinggi sejak November.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari berada di level $ 52,54 per barel, naik 6 sen, di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:55 pagi waktu Sydney. Total volume perdagangan yakni sekitar 88 persen di bawah rata-rata 100-hari. Kontrak naik 11 sen untuk ditutup di level $ 52,48 per barel pada Selasa. Tidak ada level penetepan pada hari Senin seiring hari libur Martin Luther King Jr di AS

Brent untuk pengiriman Maret turun 39 sen, atau 0,7 persen, ke level $ 55,47 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Selasa. Minyak mentah acuan global ini ditutup dengan premi $ 2,21 untuk WTI. (sdm)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Hong Kong naik jelang pidato Theresa May (Review)

PT Rifan Financindo – Bursa saham Hong Kong kembali naik pada hari Selasa dari penurunan hari sebelumnya, namun kenaikan tertutupi karena investor menunggu pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May terkait Brexit pada kemudian hari dan peresmian pada Jumat oleh presiden AS Donald Trump.

Indeks Hang Seng, yang pada Senin mengalami penurunan tertajam sehari dalam sebulan terakhir, naik 0,5% menjadi 22,840.97 poin. Indeks Hong Kong China Enterprises naik tipis 0,4% menjadi 9,702.19 poin.

Hampir semua sektor menguat, dipimpin oleh saham industri, yang naik sekitar 1,1%.

Tapi Indeks layanan kembali turun lebih dari 0,2%, karena saham Landing International Development Ltd anjlok lebih dari 30% pasca perusahaan mengusulkan reorganisasi modal.(yds)

Sumber : Reuters

Rifan Medan