Minyak Bertahan di dekat Level $ 45 terkait Pilpres dan Stok Minyak

PT RIFAN FINANCINDO – rifan financindoMinyak diperdagangkan mendekati level $ 45 per barel seiring pemilih mempersiapkan diri untuk pergi ke tempat pemungutan suara untuk melakukan pemilihan presiden AS dan sebelum data stok minyak mingguan pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan stok bertambah dalam konsumen minyak mentah terbesar di dunia ini.

Futures sedikit berubah di New York setelah naik 1,9 persen pada hari Senin, yang merupakan kenaikan terbesar dalam lebih dari dua minggu. Ekuitas di Asia mengikuti saham AS yang lebih tinggi setelah jajak pendapat menunjukkan Hillary Clinton mengungguli Donald Trump. Stok minyak mentah naik 1,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Energy Information Administration pada hari Rabu. Itu akan menjadi kenaikan mingguan kedua stok minyak nasional.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember di $ 44,91 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 2 sen, pada pukul 08:53 pagi waktu Hong Kong. Kontrak tersebut naik 82 sen ke level $ 44,89 pada hari Senin yang merupakan kenaikan terbesar sejak 19 Oktober. total volume perdagangan yakni sekitar 80 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Januari bertambah 57 sen, atau 1,3 persen, ke level $ 46,15 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, Senin. Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi 68 sen untuk WTI Januari. (sdm)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : Saham Asia Naik jelang Hari Pemilihan Persiden di AS

PT RIFAN FINANCINDO – Saham Asia menghijau untuk hari kedua seiring jajak pendapat menunjukkan Hillary Clinton unggul terhadap Donald Trump dalam pemilihan presiden AS seiring orang Amerika bersiap untuk memberikan suara mereka.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,3 persen ke level 137,75 pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo, dipimpin oleh saham produsen bahan baku dan saham konsumen discretionary. Kelegaan terasa pada ekuitas global seiring jajak pendapat nasional Bloomberg Politics menempatkan calon dari Demokrat Clinton unggul dengan tiga poin persentase dibandingkan capres dari Partai Republik Trump. Jajak pendapat ini dilakukan sebelum pernyataan FBI yang mengatakan penanganan Clinton untuk e-mail nya bukan merupakan kejahatan.

Topix naik 0,3 persen sementara yen diperdagangkan mendekati level terendah satu minggu. Indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,3 persen. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru menguat 0,8 persen setelah melompat oleh terbesar sejak Agustus 2011 pada hari Senin. Australia S & P / ASX 200 Index berada 0,2 persen lebih tinggi. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan saat berita ini diturunkan. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan