Minyak Hentikan Gain Ditengah Tanda Peningkatan Persediaan Global

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOMinyak menghentikan kenaikannya pada spekulasi bahwa melimpahnya persediaan global akan bertahan di tengah meningkatnya pasokan dari AS ke Nigeria.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah menguat 0,6 persen Senin kemarin. Produksi Nigeria mencapai 1,75 juta barel per hari dan akan terus naik setelah upaya pemerintah dan gencatan senjata dengan militan memungkinkan beberapa produksi untuk memulai kembali, Menteri Perminyakan Negara tersebut Emmanuel Kachikwu mengatakan. stok minyak mentah AS mungkin meningkat 3,13 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data pemerintah, Rabu besok.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober, yang berakhir Selasa, berada di $ 43,22 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 8 sen. Harga naik 27 sen ke $ 43,30 per barel pada Senin kemarin. Total volume perdagangan sekitar 55 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Kontrak November yang lebih aktif turun 13 sen ke $ 43,73 pada 08:14 pagi di Hong Kong.

Brent untuk pengiriman November turun 4 sen ke $ 45,91 di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga menguat 18 sen, atau 0,4 persen, ke $ 45,95 per barel pada Senin. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 2,18 untuk WTI pengiriman November.(mrv)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA :?Saham Jepang Berfluktuasi Jelang Keputusan Kebijakan Moneter BOJ, The Fed

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOSaham-saham di Tokyo berayun antara keuntungan dan kerugian karena investor bersiap untuk keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan dan The Fed AS.

Indeks Topix menghapus penurunan sebanyak 0,5 persen untuk naik sebesar 0,1 persen pada 09:16 pagi di Tokyo seiring kembalinya perdagangan pasca libur Senin kemarin. Indeks mencatat penurunan beruntun terpanjang sejak April 2014 pekan lalu sebelum menghentikan penurunan pada hari Jumat, di tengah ketidakpastian tentang apa yang akan dilakukan oleh BOJ setelah pertemuan kebijakan dua hari hingga Rabu besok. The Fed juga akan memberikan keputusan apakah akan menaikkan suku bunga, dengan pasar berjangka melihat kesempatan hanya 20 persen bahwa hal tersebut akan terjadi di bulan ini.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan