Minyak Pertahankan Kenaikan Seiring Keberhasilan Pemangkasan OPEC

PT Rifan Financindo –¬†PT Rifan FinancindoMinyak mempertahankan keuntungan dekat $ 53 per barel terkait pengurangan produksi dari OPEC dan negara-negara produsen lainnya terlihat menurunkan pasokan global yang melimpah.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 1,6 persen dalam dua sesi sebelumnya. Pasar global akan bergeser ke defisit selama semester pertama tahun ini dan stok minyak mentah AS akan menyusut di tengah penurunan impor terkait pemangkasan yang dipimpin OPEC berjalan dengan baik, Goldman Sachs Group Inc mengatakannya pekan ini. Laporan dari Badan Energi Internasional dan OPEC pada Jumat dan Senin, masing-masing, menawarkan update pertama mereka tentang kemajuan pemangkasan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret berada di $ 53,08 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 8 sen, pada 09:14 pagi di Hong Kong. Total volume perdagangan sekitar 68 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Kontrak tersebut naik 66 sen menjadi $ 53 pada hari Kamis. Harga turun 1,4 persen minggu ini.

Brent untuk pengiriman April berada di $ 55,66 per barel, naik 3 sen, di London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak tersebut naik 51 sen menjadi $ 55,63 per barel pada hari Kamis. Harga turun 2 persen minggu ini. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 2,14 untuk WTI.

Sumber: Bloomberg

 

BACA JUGA : Kerugian Twitter Berlipat pada Kwartal IV

PT Rifan Financindo – Twitter, Inc. melaporkan kerugian kuartal keempat hampir dua kali lipat dari periode yang sama tahun 2015.

Perusahaan pengiriman pesan online itu melaporkan kerugian kuartalan sebesar $167 juta pada akhir 2016. Pada 2015, perusahaan itu melaporkan kerugian sebesar $90 juta selama periode yang sama.

Perusahaan itu mengatakan pendapatan pada kuartal keempat naik 1 persen dari $710 juta tahun 2015 menjadi $717 juta pada tahun 2016. Pertumbuhan pendapatan itu adalah yang paling lamban sejak perusahaan itu go public pada bulan November 2013.

Dilaporkan bahwa ada satu titik terang, yakni bahwa rata-rata jumlah pengguna Twitter yang aktif naik empat persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menjadi 319 juta.

Twitter gagal bersaing dengan platform media sosial lainnya seperti Facebook. Twitter baru-baru ini mengurangi jumlah staf dan upaya untuk menjual perusahaan itu mengalami kegagalan.

Twitter yang kini berusia 10 tahun belum pernah untung, dan meskipun dilakukan berbagai perbaikan pada formatnya, perusahaan itu hanya mengalami pertumbuhan pengguna yang tidak terlalu besar.

Sumber: voaindonesia

Rifan Medan