Minyak Tahan Gain Di $51 Per Barel Jelang Pertemuan OPEC

Rifan Financindo – RIFAN FINANCINDOMinyak mencatat gain di dekat level $ 51 per barel sebelum pertemuan OPEC dengan produsen dari luar kelompok guna membahas pengurangan produksi.

Minyak berjangka naik 0,4% di New York setelah naik 2,2% pada hari Kamis. Rusia akan memenuhi janjinya untuk mengurangi produksi sebanyak 300.000 barel per hari jika Organisasi Negara Pengekspor Minyak berada pada komitmennya untuk mengurangi produksi, menurut seorang pejabat pemerintah yang akrab dengan masalah. OPEC telah mengundang 14 negara produsen termasuk Meksiko dan Oman untuk pertemuan di Wina pada hari Sabtu.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari di $ 51,03 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 19 sen, pada 09:04 pagi waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 1,07 menjadi $ 50,84 pada hari Kamis. Total volume perdagangan sekitar 14% di bawah rata-rata 100-hari. Harga turun 1,3% pekan ini.(yds)

Sumber: Bloomberg

BACA JUGA : ECB Lanjutkan Program Pembelian Aset, Saham Asia Naik Hari Ke-4

Rifan Financindo –  Saham Asia menguat, menuju kenaikan mingguan terbesar sejak September, karena indeks AS mencatat rekornya setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi terus membuka opsi untuk menambah program pembelian aset.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1% pada 09:04 pagi di Tokyo, naik untuk hari keempat secara beruntun. Ekuitas Jepang menuju kenaikan mingguan beruntun terpanjangnya dalam setahun. Kedua Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average naik ke level tertinggi sepanjang masa karena ECB melanjutkan program pembelian aset hingga akhir 2017.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,5% setelah melonjak 2% pada hari Kamis. Anggota parlemen Korea Selatan akan memberikan suara pada gerakan untuk mendakwa Presiden Park Geun-hye di Seoul.

Indeks S&P / ASX 200 Australia naik 0,2% ke level tertinggi sejak Agustus, sementara Indeks S&P / NZX 50 Selandia Baru tergelincir 0,1%.(yds)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan