Minyak Turun pasca Reli OPEC pada Laporan Kenaikan Stok AS

Rifanfinancindo – RifanfinancindoMinyak tergelincir dari penutupan tertinggi sejak Juli 2015 seiring fokus bergeser pada meningkatnya stok minyak mentah AS setelah OPEC dan negara-negara produsen lainnya sepakat untuk memangkas produksi guna menstabilkan pasar.

Futures turun 1,4 persen di New York setelah naik 6,5 persen selama empat sesi sebelumnya. Stok AS bertambah 4,68 juta barel pekan lalu, industri yang didanai American Petroleum Institute mengatakan dalam laporan pada hari Selasa. Data pemerintah hari ini diperkirakan menunjukkan stok turun. Pasar minyak global akan berayun ke defisit selama semester pertama 2017 di tengah perjanjian untuk mengekang pasokan, menurut Badan Energi Internasional, yang mana hal itu akan terjadi lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari kehilangan 76 sen ke level $ 52,22 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 52,29 pada pukul 09:01 pagi waktu Hong Kong. Kontrak tersebut naik 15 sen untuk ditutup di level $ 52,98 pada hari Selasa. Total volume perdagangan yakni sekitar 51 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Februari turun 63 sen, atau 1,1 persen, ke level $ 55,09 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak naik 3 sen ke level $ 55,72 per barel pada hari Selasa, yang merupakan penutupan tertinggi sejak Juli 2015. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 1,85 untuk WTI. (sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan