PBB: Serangan Terhadap Kawasan Sipil Tewaskan Ratusan Anak di Yaman

Rifanfinancindo – RifanfinancindoDana Anak-anak PBB (UNICEF) mengatakan, perang di Yaman telah merenggut hampir 1.400 nyawa anak dan memaksa penutupan hampir 2.000 sekolah. Beberapa sekolah itu kini dijadikan tempat penampungan pengungsi.

Perwakilan UNICEF di Yaman, Meritxell Relano, Rabu (11/1) mengatakan, œInilah contoh terbaru bagaimana serangan terhadap kawasan-kawasan sipil terus membunuh dan mencederai anak-anak di Yaman. Bukannya belajar, anak-anak itu malah menyaksikan kematioan perang dan penghancuran.

Menurut Relano, selaian ratusan anak tewas, lebih dari 2.140 anak terluka sejak Maret 2015 sewaktu Arab Saudi bergabung dengan pemerintah Yaman memerangi para pemberontak Houthi yang didukung Iran. Relano bahkan mengatakan, jumlah sesungguhnya kemungkinan lebih tinggi.

Menyusul dua serangan udara dekat sebuah sekolah di luar ibukota Sanaa, Selasa, yang menewaskan seorang anak perempuan dan melukai empat lainnya, Relano menyerukan kedua pihak yang berperang untuk melindungi anak-anak dan menghentikan serangan terhadap kawasan-kawasan sipil.

Ia mengatakan, “Sekolah-sekolah seharusnya menjadi zona damai setiap saat, tempat bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh, bermain dan merasa aman. Anak-anak seharusnya tidak mempertaruhkan nyawa mereka untuk sekedar hadir di sekolah.

Sumber: voaindonesia

BACA JUGA : Minyak Tahan Gain Terbesarnya Dalam 6 Pekan Terakhir

Rifanfinancindo – Minyak membukukan gain setelah menguat tajam dalam hampir enam pekan terakhir karena kilang minyak ASmemproduksi minyak mentah, sedangkan OPEC dan negara-negara produsen lainnya memangkas output guna untuk menstabilkan pasar.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 2,8% pada Rabu, meskipun stok AS dan produksinya meningkat. Kilang minyak AS digunakan untuk memproduksi 17,1 juta barel per hari minyak mentah pekan lalu, yang tertajam dalam data mingguan yang disusun oleh Administrasi Informasi Energi sejak 1989. Uni Emirat Arab dan produsen Teluk lainnya telah memenuhi kesepakatan terkait pemangkasan dengan OPEC, U.A.E. ungkap Menteri Energi Suhail Al Mazrouei.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari berada di $ 52,18 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 7 sen, di 09:39 pagi di Hong Kong. Total volume perdagangan sekitar 65% di bawah rata-rata 100-hari. Kontrak naik $ 1,43 menjadi $ 52,25 pada hari Rabu, naik terbesar sejak 1 Desember.(yds)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan