Penghentian Aksi Militer Rusia Tiga Jam Sehari di Aleppo

PT RIFAN FINANCINDO -?70499210bfa261dc65c64c87f6588d1fKementrian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya di Suriah akan menghentikan semua aksi militer di Aleppo selama tiga jam setiap harinya untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan.

Penghentian itu mulai dilakukan pada Kamis 11 Agustus.

Perang sengit masih terus berkecamuk antara kelompok pemberontak dan pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia.

Namun pejabat bantuan kemanusiaan PBB, Stephen O’Brien, mengatakan untuk menyalurkan pasokan bantuan yang cukup maka diperlukan gencatan senjata selama 48 jam.

“Untuk memenuhi kapasitas yang dibutuhkan maka diperlukan dua jalur jalan dan Anda membutuhkan sekitar 48 jam untuk truk-truk yang cukup bisa masuk,” jelasnya.

Sekitar 250.000 orang diperkirakan terperangkap di kawasan sebelah timur Aleppo yang dikuasai kelompok pemberontak sejak pasukan pemerintah menutup rute utama ke kawasan itu awal Julil.

Para dokter di kawasan timur Aleppo sudah menulis surat kepada Presiden Barack Obama meminta agar dibuka akses permanen untuk membantu seperempat juta orang yang mereka sebut terancam kelaparan.

Hari Minggu (07/08) kelompok pemberontak -yang belakangan mendapat serangan besar dari udara- menutup akses utama pemerintah ke kawasan Aleppo barat.

Sumber : BBC

BACA JUGA :?Emas Turun Setelah Raih Gain Dua Hari Diiringi Kestabilan Dolar

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOEmas turun setelah raih gain selama dua hari dan paladium merosot setelah satu hari alami lonjakan terbesar dalam delapan bulan terakhir karena dolar tetap stabil.

Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,4 % ke level $ 1,341.74 per ons dan berada di level $ 1,343.28 pada pukul 10:16 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg, seiring indeks mata uang AS stabil setelah melemah selama dua hari menjadi 0,8 %. Palladium berada di 0,4 % lebih rendah pada level $ 720,99 per ons setelah melonjak 4,4 % pada hari Rabu.

Emas telah berfluktuasi pada minggu ini karena investor berusaha untuk mengukur apakah Federal Reserve akan memperketat kebijakan moneter AS dalam beberapa bulan ke depan, dengan mengubah persepsi menekan dolar. Logam mulia ini tetap 26 % lebih tinggi pada tahun ini terkait meningkatnya permintaan didorong oleh suku bunga yang rendah atau negatif di negara ekonomi utama dan volatilitas pasar keuangan. (knc)

Sumber : Bloomberg

 

Rifan Medan