RBC tambah $ 200 untuk perkiraan harga emas nya

PT RIFAN FINANCINDO -?RIFAN FINANCINDOEmas nyaris tak bergerak di atas level $ 1.340 per ounce baru-baru ini, turun dari level tertinggi dua tahun yang disentuh pada awal bulan Agustus. Secara year-to-date (ydt) logam kuning ini telah naik hampir 26% atau lebih dari $ 280 per ounce.

Ini merupakan paruh pertama berjalan terbaik emas sejak tahun 1980 di saat harga menyentuh rekor level tertinggi sepanjang masa terkait asas penyesuaian inflasi. Reli ini telah mengejutkan banyak analis dan pada awal tahun ini sebagian besar analis investasi dan institusional memprediksi emas akan turun ke bawah level $ 1.000 pada tahun berjalan dan rata-rata di bawah level tahun lalu $ 1.160 per ounce.

Banyak ?bears? emas sekarang telah berubah haluan dan beberapa bank bullion besar termasuk UBS sekarang melihat harga di level $ 1.400 sebelum akhir tahun ini, seperti halnya bank Perancis Natixis (yang tahun lalu memprediksi harga emas turun terhadap dolar).

“Bull market berikutnya sedang dalam perjalanan, dan setiap pelemahan harga emas dipandang sebagai kesempatan untuk membeli”

Credit Suisse dan BofA Merrill Lynch bahkan memiliki perkiraan yang lebih tinggi di level $ 1.500 pada 2017. Bank Belanda ABN Amro, bank lain yang dulu nya sangat bearish terhadap emas, merevisi perkiraan nya menjadi $ 1.425, menambahkan apabila Trump jadi presiden AS maka hal itu akan benar-benar bisa membuat harga emas melompat.

Kitco melaporkan bank investasi Kanada RBC Capital Markets sekarang telah bergabung dengan rombongan bull emas dan dengan tajam merevisi ke atas perkiraan mereka sebelumnya. Bank sekarang melihat emas naik sampai level $ 1.500 pada tahun 2017 dan 2018 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya di level $ 1.300.

RBC mereferensikan faktor untuk pandangan yang lebih bullish-nya yakni: “Peningkatan risiko geopolitik di zona UK / euro, meningkatnya risiko sistemik dengan kenaikan imbal hasil negatif untuk obligasi pemerintah dan The Fed kemungkinan menerapkan kebijakan moneter yang lebih dovish”. Bank investasi berbasis di Toronto ini bahkan memiliki berita yang lebih baik bagi investor di saham pertambangan emas:

“Kami tegaskan pandangan kami bahwa investor harus melihat ke ekuitas emas untuk eksposur emas, terutama mengingat meningkatnya arus kas bebas yang dihasilkan dalam lingkungan harga emas saat ini.

“Sebaiknya investor berfokus pada perusahaan yang beroperasi dengan margin yang menarik, neraca yang solid, peluang pertumbuhan yang terorganisir dan strategi operasi yang konsisten,” kata analis. “Prospek teknis kami menunjukkan bahwa bull market berikutnya untuk emas sedang dalam perjalanan, dan setiap pelemahan harga untuk logam kuning ini dipandang sebagai kesempatan membeli”. (sdm)

Sumber: mining.com

 

Rifan Medan