1

GBP/USD Koreksi Kembali Dari Tertinggi 5 Minggu

Rifan Financindo – Rifan financindoSementara kekhawatiran baru Brexit tanpa kesepakatan dan pidato Fed yang kurang dovish menyeret pasangan GBP/USD kembali dari tertinggi sebulan, Cable sedikit berubah di dekat 1,2690 pada awal Rabu.

Prospek Perdana Menteri Inggris (PM), Boris Johnson, melalui BBC ketika dia menegaskan kembali berjanji untuk meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober. Dia juga menyebutkan menggunakan aturan WTO jika perlu.

Di sisi lain, pembuat kebijakan dari Federal Reserve AS, termasuk Ketua Jerome Powell, tetap kurang dovish sambil menolak kemungkinan perlunya penurunan suku bunga segera.

Selama Rabu pagi, kandidat lain untuk posisi PM Inggris, Jeremy Hunt, diwawancarai oleh BBC. Dia mencoba meyakinkan pemilih Inggris bahwa dia bisa mendapatkan kesepakatan Brexit baru dari UE karena kepribadiannya. Namun, Pound Inggris (GBP) menunjukkan sedikit reaksi terhadap komentar tersebut.

Ke depan, dengar pendapat tentang laporan inflasi triwulanan Bank Sentral Inggris (BOE) dan konferensi pers oleh Gubernur Mark Carney akan menjadi kunci untuk dorongan baru.

Analisis Teknis

Rata-rata pergerakan 21 hari (21-DMA) bertindak sebagai supprt langsung untuk pasangan di sekitar 1,2667 menjelang rendah Mei di sekitar 1,2560.

Atau, bila naik di atas 50-DMA di 1,2800, pasangan akan menyoroti rendah April di dekat 1,2865 dan level 200-DMA di 1,2923 sebagai resistensi berikutnya.

Source: Fxstreet

BACA JUGA : Minyak naik ditengah penurunan stok AS, kekhawatiran Timur Tengah

Rifan Financindo – Harga minyak naik lebih dari 1% pada Rabu ini untuk menyentuh tertinggi dalam hampir sebulan karena data menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih dari yang diharapkan, sehingga mendukung pasar yang ditopang oleh kekhawatiran atas potensi konflik AS-Iran.

Minyak mentah berjangka Brent bulan depan, acuan minyak internasional untuk harga minyak, naik 1,4% pada level $65,97 pada 00.06 GMT. Yang sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 31 Mei di $66,00 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $58,97 per barel, naik 2% dari penyelesaian terakhirnya. WTI sebelumnya menyentuh level terkuat sejak 30 Mei di $59,03 per barel.

Para analis mengatakan langkah tersebut didorong oleh data American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS menglami penurunan.

Stok minyak mentah AS turun sebanyak 7,5 juta barel.(yds)

Sumber: Reuters

Rifan Medan