0

AS Melonggarkan Pandangannya Pada Kebijakan Forex China, Bursa Jepang Menguat

Rifan Financindo – Rifan FinancindoSaham-saham Jepang menguat pada hari Selasa setelah pemerintahan Trump pada hari Senin mencabut penunjukannya atas China sebagai manipulator mata uang, tanda membaiknya hubungan perdagangan.

Eksportir termasuk pembuat elektronik memberikan dorongan terbesar untuk indeks Topix. Yen melemah melewati 110 per dolar untuk pertama kalinya sejak Mei. AS mengatakan China telah membuat “komitmen yang dapat ditegakkan” untuk tidak mendevaluasi yuan dan telah setuju untuk mempublikasikan informasi nilai tukar. Dua negara ekonomi terbesar di dunia akan menandatangani perjanjian perdagangan fase satu pada pukul 11:30 pagi di Washington, menurut orang-orang yang mengetahui rencana tersebut.

Indeks Topix naik 0,3% menjadi 1,739,55 pada pukul 9:20 pagi di Tokyo. Indeks Nikkei 225 menguat 0,7% ke 24.024,26. Sementara yen turun 0,1% ke level 110,05 per dolar. (frk)

Sumber: Bloomberg

Rifan Financindo – S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor baru jelang kesepakatan dagang AS-China

Rifan Financindo – Saham AS ditutup lebih tinggi pada Senin, dengan S&P 500 dan Nasdaq berakhir dengan rekor tertinggi baru, seiring pejabat AS dan Cina bersiap untuk menandatangani kesepakatan perdagangan fase-satu di Washington akhir pekan ini.

Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 82 poin, atau 0,3%, ditutup pada level 28.906 dan Indeks S&P 500 naik 23 poin, atau 0,7% untuk mengakhiri sesi di level 3.288. Indeks Nasdaq Composite naik 95 poin, atau 1% ditutup pada level 9.274, Indeks Nasdaq dan S&P 500 menuju intraday baru dan penutupan tertinggi.

Laporan bahwa pemerintahan Trump akan segera mencabut penyebutan China sebagai “manipulator mata uang” yang memicu sentimen bullish di Wall Street, karena langkah tersebut dipandang sebagai bukti tumbuhnya niat baik antara dua ekonomi terbesar dunia.

Dalam berita perusahaan, saham pembuat mobil listrik Tesla Inc melonjak 9,8% setelah analis Oppenheimer, Colin Rusch, meningkatkan target harga sahamnya hampir 60%, menambah kenaikan 25,5% tahun-ke-tahun. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

Rifan Medan

Tinggalkan Balasan