1

AS Rilis Aturan yang Membatasi ‘Wisata Kelahiran

Rifan Financindo – Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa.Rifan Financindo

Aturan visa baru yang diterbitkan pada Kamis (23/1/2020) oleh Pemerintah AS adalah upaya untuk mengatasi œwisata kelahiran.” Ini istilah untuk menyebut perempuan hamil yang sengaja datang ke AS untuk melahirkan agar anaknya mendapat kewarganegaraan AS.

Berdasarkan peraturan itu, yang mulai berlaku 24 Januari 2020, petugas konsuler bisa menolak visa turis jika mereka yakin pemohon datang ke AS karena alasan itu.

Tetapi untuk menghindari diskriminasi, para pejabat itu memiliki keterbatasan pada apa yang bisa mereka tanyakan. Kondisi itu mempersulit proses penentuan apakah pemohon visa ingin datang ke AS untuk melahirkan.

“Petugas sebenarnya dilarang untuk menanyakan apakah seseorang hamil, menanyakan apakah mereka berniat untuk hamil dan meminta bukti bahwa mereka tidak hamil,” jelas Sarah Pierce, seorang analis kebijakan di Migration Policy Institute di Washington, DC. “Kecuali warga negara asing dengan jujur mengemukakannya atau sangat jelas hamil, saya kira petugas benar-benar tidak bisa menanyakannya,” kata Pierce.

Sumber: VOA news

BACA JUGA : Saham Jepang hapus gain awal terkait khawatiran virus

Rifan Financindo –  Saham Jepang menyerahkan kenaikan awal pada Jumat ini untuk diperdagangkan sedikit berubah karena kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona baru di Cina melebihi harapan peningkatan laba perusahaan teknologi.

Pada 0159 GMT, indeks Nikkei turun 0,01% menjadi 23.792,01, menuju penurunan mingguan 1%.

Pasar mulai dengan catatan positif karena saham teknologi informasi dan peralatan industri naik menyusul perkiraan penjualan dan laba yang lebih baik dari perkiraan dari produsen chip Intel.

Tetapi investor berubah hati-hati setelah China mengatakan jumlah kematian meningkat menjadi 25 karena virus corona, dengan 830 kasus yang dikonfirmasi pada 23 Januari dan ketika pemerintah China menempatkan dua kota dalam karantina karena teridikasi virus.(yds)

Sumber: Reuters

Rifan Medan