1

AUD/USD: Penawaran Beli Ringan Meski Pekerjaan Penuh Waktu Aussie Turun

Rifan Financindo – Rifan FinancindoPada saat penulisan, AUD/USD melaporkan kenaikan marjinal di level  0,7117, meskipun laporan tenaga kerja Aussie suram.

Ekonomi Australia menambah 37 ribu pekerjaan di November, mengalahkan perkiraan 20 ribu dengan margin yang luas. Namun, pekerjaan penuh waktu turun 6,4 ribu, setelah kenaikan 42,3 ribu di Oktober. Lebih lanjut, tingkat pengangguran meningkat ke 5,1 persen.

Penurunan dalam pekerjaan penuh waktu dan kenaikan tingkat pengangguran membuat kilau dari angka yang mengesankan sedikit memudar. Data kemungkinan tidak mengubah persepsi pasar bahwa RBA kemungkinan tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Dolar Aussie masih berada di zona hijau di atas 0,71, setelah mencapai level terendahnya 0,7087 dalam perdagangan semalam. Namun, jalan paling mudah adalah ke sisi bawah, berkat kenaikan suku bunga Fed yang hawkish dan laporan tenaga kerja yang suram.

Oleh karena itu, AUD dapat jatuh di bawah 0,71, terutama jika bursa ekuitas dalam penghindaran risiko. (knc)

Sumber : FX Street

BACA JUGA : Dow Catatkan Level Terendah 52-Minggu yang Baru Terkait Kenaikan Suku Bunga The Fed

Rifan Financindo – Saham AS berakhir dengan penurunan tajam pada Rabu setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar seperempat persentase poin ke kisaran antara 2,25% dan 2,50%.

S & P 500 ditutup lebih rendah 1,5% menjadi sekitar 2,507, berdasarkan angka awal. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 352 poin, atau 1,5%, menjadi sekitar 23.323. Nasdaq Composite turun 2,2% menjadi 6.637. Dow blue-chip mencapai terendahnya 52 minggu.

Titik plot bank sentral menunjukkan anggota komite penetapan suku The Fed memperkirakan dua kenaikan suku bunga tambahan pada 2019, dari tiga sebelumnya. Investor telah menyerukan The Fed untuk menghentikan kenaikan suku bunganya untuk menghindari pengetatan kondisi keuangan dan memperlambat ekonomi. Namun para analis mengatakan data ekonomi yang kuat telah membuat bank sentral di jalur untuk melanjutkan jalur kenaikan suku bunga bertahap. Dalam berita perusahaan, saham FedEx Corp turun lebih dari 11% setelah perusahaan logistik mengatakan bahwa mereka menurunkan pedoman pendapatannya untuk tahun fiskal saat ini.(mrv)

Sumber: Marketwatch

Rifan Medan