2

AUD/USD Terus Merosot Meskipun Surplus Perdagangan Australia Lebih Baik

Rifan Financindo – Rifan FinancindoAUD/USD kesulitan untuk meningkatkan tawaran beli yang kuat meskipun data perdagangan Australia lebih baik dari perkiraan.

Surplus perdagangan negara itu melebar menjadi A$7.180 juta pada bulan September, mengalahkan harapan A$5.000.000 dengan selisih yang besar. Surplus perdagangan mencapai A$5.926 juta pada bulan Agustus.

Ekspor naik 3% pada bulan September, setelah turun sebesar 3% pada bulan Agustus. Sementara itu, Impor juga mencatat pertumbuhan 3%. Kenaikan impor dapat dianggap sebagai pertanda permintaan domestik tetap bertahan setelah penurunan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia. Kenaikan ekspor juga merupakan berita baik.

Meski begitu, dolar Australia tidak terpengaruh. Pasangan AUD/USD terus diperdagangkan di zona merah dekat 0,6877. Pemantulan 8-pip terlihat segera setelah rilis data yang berumur pendek.

Sumber : FXstreet

BACA JUGA : OPEC Terlihat Tidak Akan Membuat Pemotongan Produksi Lebih Jauh, Minyak Pertahankan Penurunan

Rifan Financindo – Minyak stabil di perdagangan Asia setelah turun tajam pada sesi sebelumnya karena laporan bahwa produsen terbesar di OPEC + tidak mendorong pengurangan pasokan minyak lebih dalam ketika kelompok itu bertemu bulan depan, dan pada data pemerintah AS menunjukkan peningkatan pasokan minyak mentah.

Minyak berjangka di New York sedikit berubah, setelah melemah 1,5% Rabu untuk penurunan terbesar dalam hampir seminggu. Persediaan minyak mentah AS membengkak 7,93 juta barel pekan lalu, menurut data dari Administrasi Informasi Energi (EIA). Reuters melaporkan bahwa pertemuan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump dapat ditunda hingga Desember, menambah nada pasar yang lebih lemah.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik 2 sen menjadi $ 56,37 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:21 waktu Sydney. WTI Desember turun 88 sen pada hari Rabu menjadi berakhir pada $ 56,35 per barel.(mrv)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan