BOJ akan Meninjau Langkah-langkah dalam Membuat Kerangka Kebijakan Berkelanjutan

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Bank of Japan mengatakan pada hari Jumat akan mulai meninjau langkah-langkah untuk membuat kerangka pelonggaran kebijakan moneternya agar lebih efektif dan berkelanjutan, dan merilis temuannya pada Maret tahun depan.

Seperti yang diharapkan secara luas, bank sentral memperpanjang paket langkah-langkah yang bertujuan meredakan ketegangan pendanaan perusahaan selama enam bulan, karena kebangkitan infeksi virus korona mengaburkan prospek ekonomi terbesar ketiga di dunia.

Dalam tinjauan suku bunga dua hari yang berakhir pada hari Jumat, BOJ tetap tidak mengubah target untuk suku bunga jangka pendek di -0,1% dan untuk imbal hasil obligasi 10 tahun di sekitar 0%.

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan mengadakan di konferensi pers pada pukul 3:30 sore. (06:30 GMT).

BOJ akan melonggarkan kebijakan pada bulan Maret dan April sebagian besar dengan meningkatkan pembelian aset dan menciptakan fasilitas baru untuk menyalurkan dana melalui lembaga keuangan ke perusahaan-perusahaan yang kekurangan dana yang terkena COVID-19.

Paket tindakan, yang juga mencakup peningkatan pembelian hutang perusahaan, digunakan sebagai tindakan sementara untuk menangani tekanan pendanaan langsung dari pandemi. (Arl)

Sumber : Reuters

Baca Juga : Presiden Perancis Positif Terjangkit Virus Corona

Rifan Financindo –  Pemerintah Perancis menyatakan Presiden Emmanuel Macron positif terjangkit virus corona. “Presiden dinyatakan positif terjangkit COVID-19 hari ini,” sebut pernyataan dari kantor presiden hari Kamis. Disebutkan bahwa Macron menjalani tes setelah menunjukkan “gejala-gejala awal terjangkit.”

Pemerintah menyatakan Macron akan melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari, sesuai dengan peraturan nasional, dan akan terus bekerja serta melakukan aktivitasnya dari jarak jauh.

Presiden Perancis itu menambah panjang daftar kepala negara dan pemerintahan di seluruh dunia yang terjangkit COVID-19, yang mencakup juga PM Inggris Boris Johnson dan Presiden AS Donald Trump.

Sejumlah pemimpin Uni Eropa lainnya kini berupaya melakukan tes atau mencari tahu apakah mereka perlu mengisolasi diri. Macron melakukan kontak dengan sejumlah pemimpin Eropa dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Rabu (16/12), pemimpin Perancis, usia 42 tahun, itu bertemu Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa di Paris.

Minggu ini Macron makan siang bersama Charles Michel, pemimpin Dewan Eropa, dan Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez yang juga makan siang bersama Macron, mengemukakan dirinya menangguhkan semua aktivitas publik sebagai tindak pencegahan. Ia akan menjalani tes dan berencana mengisolasi diri hingga 24 Desember.

Sumber : VOA

Rifan Medan