1

Bursa Eropa dibuka variatif seiring investor tunggu keputusan Trump terkait Iran

Rifan Financindo – Pasar Eropa dibuka bervariasi Selasa pagi, seiring investor menunggu beRifan Financindorita penting seputar kesepakatan nuklir Iran.

Stoxx 600 pan-Eropa dibuka 0,1% lebih rendah di level 389,33 sesaat setelah lonceng pembukaan dibunyikan, dengan sektor dan bursa-bursa besar menunjuk ke arah yang berlawanan.

FTSE 100 AS diperdagangkan 0,1% lebih tinggi di level 7,573.16. Baik CAC 40 Perancis dan indeks DAX 30 Jerman melemah 0,2% ke level 5,518.18 dan 12,924.11 masing-masing pada pembukaan.

Presiden Donald Trump diharapkan membuat pernyataan tentang masa depan perjanjian nuklir internasional.

Meskipun ancaman Trump untuk mundur dari perjanjian, Presiden Hassan Rouhani menyatakan bahwa Iran memiliki rencana untuk melawan setiap langkah yang dibuat oleh Trump terkait perjanjian 2015; Reuters melaporkan.

Sementara minyak dan politik diatur menjadi topik besar untuk pasar saat ini, para pelaku pasar juga akan mengalihkan perhatian mereka ke sektor perusahaan. Untuk laopran pendapatan, Adecco, LafargeHolcim, Continental, E.ON, Munich Re dan Deutsche Post semuanya dijadwalkan untuk mempublikasikan laporan terbaru perusahaan mereka. (Sdm)

Sumber: CNBC

BACA JUGA : Saham Jepang Naik, Terangkat Perusahaan Farmasi dan Bank

Rifan Financindo – Saham Jepang menguat, dengan perusahaan farmasi dan bank memberikan dorongan terbesar untuk pasar yang lebih luas.

Topix menambahkan 0,4% untuk mengakhiri hari di level 1.779,82 dan Nikkei 225 naik 0,2% ke level 22,508.69. Sementara itu, yen menguat 0,1% ke level 108,95 per dolar.

Indeks Topix naik setelah menghapus penurunan sesi awal sebesar 0,1 persen. Takeda Pharmaceutical Co. menyokong kelompok industrinya sebelum mengumumkan tepat setelah pasar ditutup bahwa perusahaan itu setuju untuk membeli Shire Plc dalam sebuah kesepakatan senilai sekitar $ 62 miliar.

Saham teknologi yang menjadi saham terbaik di AS pada hari Senin, mengangkat Indeks S & P 500. Topix telah memangkas penurunan sejauh ini hingga 2 persen setelah jatuh 3,6 persen pada 23 Maret, yang merupakan penurunan terbesar dalam lebih dari enam minggu.

Yen menguat dan harga minyak melayang di dekat level $ 70 per barel seiring investor menunggu keputusan Presiden Donald Trump pada hari Selasa tentang apakah AS akan keluar dari kesepakatan nuklir Iran. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan

One Comment

Tinggalkan Balasan