1

Dolar AS stabil seiring data payroll AS angkat ekspektasi inflasi

Rifan Financindo – Rifan FinancindoDolar menguat pada hari Senin menyusul positifnya data lapangan kerja AS, yang membuat yield obligasi melonjak pada prospek kenaikan inflasi dan selloff besar di ekuitas.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama hanya sedikit berubah pada 89.222 setelah menguat 0,6 persen pada hari Jumat, disaat rilis laporan gaji AS menunjukkan upah tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari 8-1 / 2 tahun dan memicu ekspektasi inflasi.

Laporan pekerjaan memberikan kelegaan untuk greenback, yang telah jatuh ke level terendah tiga tahun di level 88.438 pada akhir Januari pada berbagai faktor termasuk kekhawatiran tentang proteksionisme perdagangan AS dan keuntungan pada penyempitan yield.

Mata uang AS merosot 0,2 persen ke level 109,975 yen seiring penurunan di Wall Street pada hari Jumat meluap ke Asia.

Euro stabil di level $ 1,2450 setelah kehilangan 0,5 persen pada hari Jumat untuk menarik diri dari level puncak tiga tahun di level $ 1,2538 yang disentuh pada 26 Januari.

Dolar Australia turun 0,1 persen ke level $ 0,7912, level terendah dalam tiga minggu, memperpanjang penurunannya setelah jatuh 1,5 persen pada hari Jumat.

Pound sedikit berubah di level $ 1,4111 setelah jatuh 1 persen pada hari sebelumnya. (Sdm)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Minyak Memperpanjang Kerugian terkait pengeboran di A.S

Rifan Financindo – Minyak memperpanjang penurunan setelah pengebor A.S. menaikkan jumlah pengeboran minyak mentah ketiingkat tertinggi sejak Agustus, menghidupkan kembali kekhawatiran kenaikan produksi dapat membatasi kenaikan harga.

Futures tergelincir sebanyak 0,9 persen di New York pada hari Senin setelah turun 1 persen pekan lalu. Pengebor  di A.S menambahkan enam anjungan baru sehingga jumlah anjungan untuk minyak mentah  menjadi 765, œ kata : Baker Hughes. Iran dapat dengan cepat meningkatkan produksi minyak jika OPEC memutuskan untuk membatalkan pembatasan produksi global saat kelompok tersebut bertemu berikutnya pada bulan Juni, Menteri Perminyakan Bijan Namdar Zanganeh mengatakan pada hari Minggu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun sebanyak 68 sen menjadi $ 64,77 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di level $ 64,85 pada pukul 11:45 pagi waktu Sydney. Minyak acuan A.S. turun 35 sen menjadi $ 65,45 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan sekitar 20 persen di atas rata-rata 100 hari.

Brent untuk penyelesaian April turun sebanyak 76 sen menjadi $ 67,82 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga turun 2,8 persen pekan lalu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium $ 3,43 untuk  WTI April. (arl)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan