1

Dolar memperkuat gain ditengah kehati-hatian optimisme terkait tarif

Rifan Financindo – Rifan financindoDolar bertahan di dekat level tertinggi multi-pekan pada hari Senin di tengah optimisme bahwa Amerika Serikat dan China akan menurunkan tarif yang telah mengganggu pertumbuhan global.

Terhadap dolar Australia greenback berdiri tepat di bawah level puncak dua pekan di $ 0,6857. Terhadap dolar Selandia Baru, yang mendekati tertinggi sebulan di $ 0,6336, dan juga terhadap sekumpulan mata uang di 98,358.

Pergerakan sedikit karena para pedagang terus mewaspadai berita lebih lanjut mengenai perang perdagangan AS-Tiongkok.

Dolar sedikit melemah terhadap euro dan yen Jepang, yang menunjukan beberapa investor berhati-hati bahwa kesepakatan masih dapat tertunda.

Greenback berda di level $1,1020 per euro dan di 109,23 yen. Mata uang yuan Tiongkok sedikit lebih lemah dalam perdagangan luar negeri, tetapi masih di sisi kuat 7-per-dolar pada 6,9892 dalam perdagangan luar negeri.

Pound Inggris, yang nasibnya sekarang terkait erat dengan hasil pemilihan yang ditetapkan untuk 12 Desember, naik lebih tinggi menjadi $ 1,2795 di perdagangan Asia.(yds)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Minyak Mentah Turun Terkait Pembicaraan Perdagangan Dari Trump

Rifan Financindo – Minyak mereda di perdagangan Asia Senin setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Beijing mengalami kemajuan, sementara AS ragu untuk menyetujui penghapusan tarif.

Minyak mentah berjangka Brent turun 0,3%, setelah naik 0,4% pada Jumat. Acuan minyak mentah global naik 1,3% selama sepekan terakhir. Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa perundingan dengan China berjalan “dengan sangat baik,” dan mengatakan para pemimpin di Beijing menginginkan kesepakatan “lebih dari yang di lakukan.” Dia juga menggambarkan sebagai laporan “salah” mengenai seberapa besar AS untuk siap menurunkan tarif di China.

Minyak Brent untuk penyelesaian Januari turun 21 sen menjadi $ 62,30 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London pada pukul 10:18 pagi waktu Sydney.

Brent untuk Januari naik 22 sen menjadi berakhir Jumat $ 62,51 per barel.

WTI untuk pengiriman Desember turun 13 sen menjadi $ 57,11 per barel di New York Mercantile Exchange. Naik 9 sen pada hari Jumat menjadi $ 57,24.(ys)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan