Emas Merana Didekat 7 Minggu Terendah Karena Kenaikan Dolar, Imbal Hasil Obligasi

Rifan Financindo

Rifan Financindo

Rifan Financindo –  Harga emas datar di dekat level terendah tujuh minggu pada hari Rabu (29/9), tertekan oleh kenaikan dolar dan imbal hasil Treasury AS di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih awal dari yang diperkirakan.

Emas spot datar di $1.735,17 per ons pada 0123 GMT. Pada hari Selasa harga turun ke level terendah sejak 11 Agustus menjadi $1.726,19.

Emas berjangka AS sedikit berubah pada $1.735,90.

Indeks dolar melayang di dekat level tertinggi lebih dari 10 bulan, yang disentuh pada hari Selasa. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun bertahan mendekati rekornya lebih dari tiga bulan, meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan tanpa bunga.

Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard pada hari Selasa memperingatkan inflasi yang tinggi mungkin memerlukan langkah-langkah yang lebih agresif oleh bank sentral, termasuk dua kenaikan suku bunga pada tahun 2022. (knc)

Sumber : Reuters

Baca Juga : Bursa Hong Kong Jatuh Pada Awal Perdagangan

Rifan Financindo –  Bursa Hong Kong jatuh pada pembukaan perdagangan hari Rabu (29/9) menyusul kerugian besar di Wall Street yang dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi dan kemungkinan default utang AS.

Indeks Hang Seng merosot 0,91 persen, atau 223,68 poin, menjadi 24.276,71.

Indeks Shanghai Composite turun 0,80 persen, atau 28,70 poin, menjadi 3.573,52, sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China juga melemah 0,80 persen, atau 19,34 poin, menjadi 2.382,86. (knc)

Sumber : AFP

Rifan Medan