1

Emas naik tipis menyusul melemahnya dolar AS

Rifan Financindo – Harga emas sedikit lebih tinggi awal Kamis, setelah menjejaki poRifan Financindosisi terendah satu tahun di sesi sebelumnya, seiring tergelincirnya dolar AS dari posisi tiga minggu tertinggi.

Spot emas naik 0,1 persen ke level $ 1,227.55 per ons pada pukul 00:58 dini hari waktu GMT. Logam jatuh ke titik terendah sejak pertengahan Juli 2017 di level $ 1,220.81.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus sedikit berubah di level $ 1,227.40 per ounce.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,1 persen pada 95,022 setelah menjejaki posisi tertinggi tiga minggu di 95,407 pada hari Rabu.

Dalam testimoni dua hari kongres yang diawasi ketat, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia yakin Amerika Serikat berada di jalur dengan pertumbuhan yang lebih stabil, mengecilkan risiko ekonomi AS atas konflik perdagangan yang meningkat.

Produsen di setiap satu dari 12 distrik Federal Reserve khawatir tentang dampak tarif, laporan Federal Reserve mengatakan pada hari Rabu, bahkan meski ekonomi AS terus berekspansi pada kecepatan moderat hingga sedang. (Sdm)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Partisipasi Meningkat, Pekerjaan di Australia Naik pada bulan Juni

Rifan Financindo – Pekerjaan Australia melonjak melebihi perkiraan lebih dari tiga ekonom pada bulan Juni, memperkuat argumen bank sentral bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat akan memacu perekrutan.

Pekerjaan naik 50.900 dari bulan Mei; ekonom memperkirakan kenaikan 16.500.

Tingkat pengangguran berada di 5,4%; seperti perkiraan ekonom 5,4%.

Pekerjaan penuh waktu bertambah 41.200; kerja paruh waktu naik 9.700.

Tingkat partisipasi meingkat menjadi 65,7%; ekonom memperkirakan 65,5%.

Dolar Aussie melonjak ke level 74,33 sen AS pada pukul 11:34 pagi di Sydney dari level 74 sen pra-data.

Pasar pekerjaan Australia mencapai titik lemah awal tahun ini meskipun pertumbuhan ekonomi melaju di atas 3 persen dan menyusul ˜red-hot™ di 2017 yang menghasilkan perekrutan penuh waktu.

Bank sentral mengandalkan penguatan ekonomi untuk menyerap kapasitas cadangan dan membantu mendorong inflasi, guna mempotensikan pembukaan jalan bagi kenaikan suku bunga pertama dalam hampir delapan tahun.(sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan