Euro sentuh level tertinggi dua bulan terkait data ekonomi dan harapan

Rifan Financindo – Rifan FinancindoEuro menjejaki level tertinggi dua bulan terhadap dolar dan menguat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin berkat kepercayaan bisnis Jerman yang kuat dan berkurangnya kecemasan tentang ketidakstabilan politik di negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu.

Euro berada di level $ 1,1929, sedikit berubah dari level minggu lalu setelah menyentuh level tertinggi di level $ 1,1946, yang merupakan posisi tertinggi dalam dua bulan.

Mata uang umum ini telah menguat 3,2 persen seiring penurunan ke level terendah 3-1 / 2 bulan di level $ 1,1553 pada awal bulan ini.

Terhadap yen, euro naik ke level 133,24 yen, level tertinggi sejak 16 November sama halnya dengan poundsterling Inggris dimana euro juga naik ke level 0,8978 pound, merayap mendekati level tertinggi bulan ini di level0,9014.

Indeks kepercayaan bisnis Jerman yang disusun oleh institut ekonomi Ifo menyentuh rekor tertinggi di bulan November, sebuah tanda lain yang menunjukkan pertumbuhan kuat di negara dengan ekonomi terbesar zona euro tersebut.

Sebaliknya, dolar tidak memiliki momentumnya sendiri seiring inflasi yang rendah terus-menerus terlihat meruntuhkan kasus kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Indeks dolar menguat menjadi 92.816, mendekati level terendah dua bulan di 92.675 pada hari Jumat.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan di level 111,60 yen, dari level terendah dua bulan di hari Kamis di 111,07.

Sterling berada di level $ 1,3325, bertahan di dekat level tertinggi dua bulan di level $ 1,3360. (sdm)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Minyak Diperdagangkan di Level Tertinggi Dua Tahun

Rifan Financindo – Minyak diperdagangkan di dekat level penutupan tertinggi dalam lebih dari dua tahun sebelum OPEC bertemu minggu ini untuk membahas pemangkasan stok.

Futures sedikit berubah di New York setelah naik 1,6 persen hari Jumat ke level tertinggi sejak Juni 2015. OPEC dan Rusia, mitra dalam kesepakatan tersebut, telah membuat garis besar kesepakatan untuk memperpanjang pembatasan sampai akhir tahun depan, menurut sumber-sumber terkait. Di AS, pengebor yang menargetkan minyak mentah menambahkan sembilan anjungan minggu lalu, menurut Baker Hughes.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari berada di level $ 58,91 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 4 sen, pada pukul 8:42 pagi waktu Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 25 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga naik 93 sen ke level $ 58,95 pada hari Jumat, membukukan kenaikan mingguan sebesar 4,2 persen.

Brent untuk penyelesaian Januari berada 1 sen lebih rendah di level $ 63,85 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga naik 1,8 persen pekan lalu. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan pada premium $ 4,94 untuk WTI. (sdm)

Sumber: Bloomberg

 

Rifan Medan