1

GBP/JPY Mengintip Di Atas Level 149,00

Rifan Financindo – Rifan FinancindoGBP/JPY telah mendapatkan kembali nada penawaran beli di Asia namun mengalami kesulitan memperpanjang kenaikan di atas 149,00, karena penghindaran risiko di bursa ekuitas.

Saat ini, pasangan ini diperdagangkan di 149,00, setelah mencatatkan level tertinggi sesi 149,17 sebelumnya hari ini. Pound British menguat terhadap greenback di sesi Amerika Utara karena investor mencerna keluarnya seseorang dengan profil tinggi dari Gedung Putih. Kathy Lien dari BK Asset Management menulis, “Tillerson didesak keluar karena dia bentrok dengan Trump pada keputusan baru-baru ini. Bagi Cohn, karena persoalan bea impor dan untuk Tillerson, karena persoalan pendekatan Presiden terhadap kesepakatan nuklir Korea Utara dan Iran.”

Namun, gejolak di Washington membebani saham-saham AS dan membuat Yen Jepang dalam penawaran beli. Lebih lanjut, Politico melaporkan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan paket yang menargetkan impor China senilai $30 miliar per tahun. Kekhawatiran yang timbul dalam perang dagang juga melukai sentimen risiko dan memastikan GBP/JPY bertahan di bawah 149,43 (retracement Fibonacci 38,2 persen dari 156,61-144,99).

Respon China terhadap pembicaraan bea impor ditunggu dan bisa memengaruhi aset-aset berisiko dan Yen Jepang. Perlu dicatat bahwa GBP peringkat terakhir dalam daftar mata uang anti-risiko, berdasarkan defisit transaksi berjalan dan ketidakpastian Brexit. Oleh karena itu, kekhawatiran perang dagang bisa menghasilkan penurunan besar dalam GBP/JPY. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS
BACA JUGA : Ekuitas Jepang Turun Seiring Meningkatnya Kekhawatiran atas Kabinet Trump
Rifan Financindo – Ekuitas Jepang turun, menyusul penurunan jumlah ekuitas AS, karena investor mempertimbangkan dampak Presiden Donald Trump yang memberhentikan Sekretaris Negara AS Rex Tillerson mengenai kemampuan pemerintah untuk melakukan kebijakan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan.Saham teknologi dan pengecer merupakan hambatan terbesar pada Indeks Topix karena semua sektor kecuali 4 dari 33 kelompok industri mengalami penurunan. Indeks S & P 500 melemah 0,6 persen pada hari Selasa karena pemogokan tersebut mendapat banyak kejutan kurang dari seminggu setelah penasihat ekonomi Trump Gary Cohn mengundurkan diri dari Gedung Putih. Tillerson akan digantikan oleh Direktur CIA Mike Pompeo. Pemberhentian tersebut menimbulkan kekhawatiran akan adanya penjaga baru di Gedung Putih yang mungkin akan mengambil garis keras dalam perdagangan, dan mendorong Trump untuk memberlakukan tarif pada mitra dagang AS.

Indeks topix turun 0,6% ke level 1.741,01 pada penutupan sesi pagi di Tokyo. Indeks Nikkei 225 melemah 1% ke level 21.740,80.

Yen menguat 0,1% ke level 106,49 per dolar; lebih rendah 0,2% pada hari Selasa. (knc)

Sumber : Bloomberg

Rifan Medan