1

GBP/USD Akan Tetap Di Bawah 1,3400 Di Tengah Pasar Yang Tipis

Rifan Financindo –¬†Rifan FinancindoPasangan GBP/USD menyaksikan beberapa volatilitas dalam sesi perdagangan Asia di tengah penarikan dalam likuiditas, meskipun diperdagangkan dengan baik di kisaran 30-pips yang sudah familiar di bawah level 1,34.

GBP/USD: Data Inggris yang lebih baik diabaikan ?

Spot membalikkan hampir separuh rebound kemarin yang dipicu oleh reli tajam dalam harga minyak, yang sekarang memperpanjang perdagangan berombaknya di sekitar 1,3370, karena perdagangan ringan yang tipis karena liburan membesar-besarkan pergerakannya.

Sementara itu, dolar AS tetap stabil vs mitra utamanya di tengah berita makro AS yang tidak mengesankan, sementara keadaan setelah persetujuan pajak dan pendanaan AS mulai stabil. Indeks USD diperdagangkan di level 92,84, setelah menghadapi penolakan tepat di depan 93.

Selain itu, pasangan ini diperdagangkan dengan lesu karena tingkat pertumbuhan Inggris yang optimis diimbangi oleh ketidakpastian mengenai masalah Brexit, karena pasar menunggu babak perundingan Brexit berikutnya untuk beberapa kejelasan.

Di hari ke depan, data pinjaman Inggris mungkin menawarkan beberapa insentif baru kepada para pedagang menjelang rilis data penjualan rumah tertunda dan kepercayaan konsumen CB AS.

Level-Level Teknis GBP/USD

Menurut Valeria Bednarik, Analis Kepala di FXStreet, “Dari segi teknis, dan dalam jangka pendek, pasangan ini mempertahankan sikap netral, karena harga tetap melekat pada SMA 20 horizontal, meski bertahan di atas EMA 200, dan dengan indikator-indikator teknis mengarah sedikit lebih tinggi di atas garis tengahnya, agak membatasi kemungkinan pergerakan ke bawah daripada menyarankan beberapa kenaikan tambahan ke depan. Data Inggris yang solid sedang diimbangi oleh kegelisahan Brexit, situasi yang kemungkinan akan berlanjut sampai babak negosiasi berikutnya memberikan petunjuk baru. Level support: 1,3340 1,3300 1,3260. Level resisten: 1,3385 1,3420 1,3465.”

Sumber: FXstreet

BACA JUGA : Perdagangan Minyak Dekati Level Tertinggi Sejak pertengahan 2015

Rifan Financindo –¬†Minyak diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam lebih dari dua tahun pasca sebuah ledakan pada pipa yang membawa minyak mentah ke terminal ekspor terbesar Libya yang menahan produksi OPEC.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah melonjak 2,6% pada Selasa ke level tertinggi sejak Juni 2015. Sebuah pipa yang dikelola oleh Waha Oil Company yang membawa minyak ke terminal Es Sider Libya meledak pada hari Selasa, sehingga mengurangi output negara tersebut sebesar 70.000 menjadi 100.000 barel per hari. Sementara itu, Arab Saudi mengharapkan pendapatan minyak melonjak sekitar 80% pada 2023.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari berada di $ 59,79 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 18 sen, pukul 9:04 pagi di Seoul. Total volume yang diperdagangkan sekitar 87% di bawah rata-rata 100 hari. Kontrak tersebut naik $ 1,50 untuk menetap di level $ 59,97 pada hari Selasa.(yds)

Sumber: Bloomberg

Rifan Medan