Harga minyak sedikit naik seiring penurunan stok AS, tetapi permintaan tetap ada

Rifan Financindo – Rifan FinancindoHarga minyak sedikit ledbih tinggi pada hari Kamis, didukung oleh penurunan mengejutkan dari persediaan minyak mentah AS, tetapi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran bahwa potensi gelombang kedua pandemi coronavirus mungkin memicu lockdown baru dan membanting permintaan bahan bakar sekali lagi.

Minyak mentah berjangka Brent naik 6 sen, atau 0,2%, menjadi $ 29,25 per barel pada 00:45 GMT. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 8 sen, atau 0,3%, menjadi $ 25,37 per barel.

Stok minyak mentah di Amerika Serikat telah melimpah sejak pertengahan Januari karena turunnya permintaan bahan bakar di seluruh dunia sebagai akibat dari pandemi.

Tetapi persediaan minyak mentah AS turun 745.000 barel menjadi 531,5 juta barel dalam pekan hingga 8 Mei, Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu, menghibur pasar setelah analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan kenaikan 4,1 juta barel. (Tgh)

Sumber: Reuters

BACA JUGA : Saham Asia melemah, jelang Data pekerjaan Australia untuk April

Rifan Financindo – Saham di Asia diperdagangkan lebih rendah pada Kamis pagi setelah penurunan semalam untuk saham di Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia-Pasifik diluar Jepang diperdagangkan 0,37% lebih rendah. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,6% di awal perdagangan sementara indeks Topix juga turun 0,61%. Indeks Kospi Korea Selatan juga menurun 0,9%.

Saham di Australia juga lebih rendah, dengan Indeks S&P/ASX 200 turun 0,7%.

Pada data ekonomi, data pekerjaan Australia untuk bulan April akan dirilis sekitar jam 9.30 pagi waktu HK/SIN pada hari Kamis. (Tgh)

Sumber: CNBC

Rifan Medan