Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Terblokirnya Jalur Terusan Suez

Rifan Financindo

Rifan Financindo – Harga minyak bangkit kembali pada hari Jumat (26/3) dari penurunan sehari sebelumnya di tengah kekhawatiran bahwa kapal kontainer besar yang kandas di Terusan Suez dapat memblokir jalur pengiriman penting selama berminggu-minggu, yang dapat menekan pasokan.

Harga minyak masih di jalur untuk penurunan mingguan ketiga beruntun.

Minyak mentah Brent lebih tinggi sebesar 43 sen, atau 0,7%, pada $ 62,38 per barel pada 0028 GMT, setelah turun 3,8% pada hari Kamis.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun49 sen, atau 0,8%, menjadi $ 59,05 per barel, setelah jatuh 4,3% sehari sebelumnya.

Kedua tolok ukur berada di jalur penurunan mingguan lebih dari 3%, menyusul penurunan lebih dari 6% minggu lalu.

Kapal kontainer yang terperangkap memblokir lalu lintas di Terusan Suez, salah satu saluran pengiriman tersibuk di dunia untuk minyak dan bahan bakar olahan, biji-bijian, dan perdagangan lainnya antara Asia dan Eropa. (Tgh)

Sumber: Reuters

Baca Juga : Emas Menuju Penurunan Mingguan Pertama seiring Kenaikan Dolar AS

Rifan Financindo – Harga emas berada di jalur untuk penurunan mingguan pertama dalam tiga hari karena kenaikan imbal hasil Treasury dan dolar AS mempengaruhi daya tarik safe-haven Emas bahkan ketika logam stabil pada hari itu.

Harga emas di pasar Spot datar di $ 1,726.96 per ounce pada 0126 GMT pada hari Jumat (26/3). Emas berjangka AS stabil di $ 1.725,50 per ounce. Logam mencapai level terendah satu minggu di $ 1.721.46 di sesi sebelumnya.

Untuk minggu ini, logam telah kehilangan lebih dari 1% karena dolar AS naik terhadap sekumpulan mata uang utama, melampaui level tertinggi empat bulan pada hari Kamis (25/3).

Imbal hasil Departemen Keuangan AS juga melonjak pasca Departemen Keuangan melihat minat yang hangat untuk lelang surat utang berjangka tujuh tahun. (Tgh)

Sumber: Reuters

Rifan Medan