1

Harga Minyak Turun Terkait Kekhawatiran Atas Permintaan

Rifan Financindo – HargaRifan Financindo minyak turun pada hari Selasa di Asia menyusul rilis data ekonomi yang lemah dari Jepang dan Eropa, memicu kekhawatiran prospek yang suram untuk permintaan minyak.

Minyak mentah AS WTI berjangka turun 0,5% ke level $ 58,36 pada pukul 12:32 ET (04:32 GMT). Minyak International Brent berjang ka juga turun 0,5% ke level $ 64,42.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Bank Jibun Bank Jepang merosot ke angka 48,9 yang disesuaikan secara musiman dari 49,3 akhir pada bulan sebelumnya, menandai laju penurunan tercepat sejak Februari lalu.

Aktivitas manufaktur di Jerman juga turun ke level terendah sejak krisis keuangan bulan ini, data dari IHS Markit menunjukkan. Sektor jasa Jerman juga tumbuh pada laju paling lambat dalam sembilan bulan terakhir. (knc)

Sumber : Investing.com

BACA JUGA : Minyak Turun Seiring Pasar Menunggu Isyarat Lebih Lanjut Tentang Produksi Saudi

Rifan Financindo – Minyak berjangka melayang lebih rendah di perdagangan Asia pada Selasa ini, karena para pedagang mengkaji laporan yang bertentangan tentang seberapa cepat Arab Saudi akan dapat mengembalikan produksinya yang hilang, sementara data ekonomi yang lembut membayangi prospek permintaan global.

Kontrak berjangka di New York 0,5% lebih rendah, setelah naik 1% pada hari Senin. Arab Saudi, yang telah menegaskan akan mengembalikan semua kehilangan produksinya pada akhir September setelah terjadinya serangan terhadap fasilitas minyak mereka, tentu saja untuk memenuhi janji tersebut, menurut Reuters. Itu terjadi setelah Wall Street Journal pada akhir pekan mengatakan perbaikan di pabrik yang rusak mungkin memakan waktu “berbulan-bulan.” Sementara itu, kekhawatiran atas permintaan yang menurun kembali setelah indeks manufaktur utama Eropa mengalami penurunan terburuk sejak krisis keuangan.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman November turun 30 sen ke level $ 58,34 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:20 waktu Sydney. Minyak WTI untuk bulan November naik 55 sen ke level US $ 58,64 per barel pada hari Senin.

Minyak mentah Brent untuk November menguat 49 sen ke level US $ 64,77 per barel di ICE Futures Europe Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg

Rifan Medan